Powered by Blogger.
Showing posts with label Anak Anak. Show all posts
Showing posts with label Anak Anak. Show all posts

Bocah Ajaib Yang Hidup Hanya Dengan Setengah Otak

Saturday, March 19, 2011

Lewis Bull bocah berusia 12 tahun ini hanya memiliki setengah otak akibat menjalani operasi untuk mengobati penyakit mirip meningitis yang membahayakan hidupnya.

Pihak dokter sempat memperingatkan orangtua Bull, Mandie dan John, bahwa anaknya akan terus berada di kursi roda sepanjang hidupnya. Bull menderita penyakit langka rasmussen's encephalitis. Data scan menunjukkan bahwa penyakit ini telah merusak sisi kanan otaknya sehingga mengancam sistem pertumbuhan hidupnya.

Ahli bedah yakin bahwa tindakan terbaik adalah memotong setengah otak Bull. Dengan menyingkirkan sisi kanan otak yang bengkak, para dokter berharap sisi kiri otak Bull akan tumbuh dengan sehat untuk mengimbangi dan mengambil alih fungsi kunci otak.

Orangtua dan adik perempuan Bull yang bernama Georgia telah siap untuk kehilangan Bull. Namun, keajaiban terjadi. Beberapa saat setelah operasi, Bull telah mampu berjalan dan berbicara.

“Dia melakukan ini dengan sempurna. Dia tidak pernah mengeluh atau sekadar bertanya ‘Mengapa Saya menderita penyakit ini?’ Dia berusaha untuk menanggung keseluruhan hidupnya,” kata Madie yang berusia 40 tahun.

‘Pemindahan’ sisi kanan otak Bull diperkirakan tidak akan menghentikan penyakit yang ia derita secara keseluruhan, namun keluarga Bull optimis soal ini. Pada 14 April, Bull menjalani operasi 6 jam di Great Ormond Street, dan terbangun dua hari selanjutnya dengan otak hanya setengah.

Dengan tidak mengindahkan peringatan dokter, Bull terus menjalani proses pemulihan dengan cepat selama 3 bulan melalui terapi fisik dan terapi bicara yang intensif.

Meskipun Bull tidak akan pernah mampu mengemudi kendaraan, karena mata kirinya yang sulit digunakan serta kelemahan pada lengan kiri, dokter berharap anak laki-laki ini bisa hidup dengan normal.

Bull bisa menderita kejang setiap saat, namun terus melanjutkan rencana untuk mulai sekolah bulan depan. Saat ini, ia sudah bisa berjalan tanpa bantuan.





sumber

Hebat, Anak Tukang Parkir Sekolah di Korea Selatan

Saturday, March 12, 2011

MUKHIJAB/"PRLM"

















Daya Laras Dika (19) merupakan remaja teladan dari keluarga tidak beruntung. Lelaki berkacamata minus sebagai sosok pejuang yang berontak pada kemiskinan yang mendera orang tuanya. Kerja kerasnya terbayar dengan diperolehnya beasiswa penuh di International Finance Woosong University Korea Selatan.
Pria kelahiran Yogyakarta, 19 Februari 1992 ini putra pasangan Agus Yus Yudiarso dan Katijah, pasangan tukang parkir di Kota Yogyakarta. Selama enam bulan, dia tercatat sebagai mahasiswa program internasional Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII). Atas dorongan fakultas, dia mengikuti tes beasiswa dan berhasil lolos.
Keteladanan Laras pada sikap tegar dan tak pantang menyerah. Sejak SD, orang tuanya tak mampu membayar sekolah. Dia malang melintang untuk mendapatkan beasiswa, dengan cara masuk dari satu kantor ke kantor lain di lingkungan Pemkot Yogyakarta untuk mendapatkan beasiswa. Cara yang sama ditempuhnya saat SMP 6 dan SMA 1 Yogyakarta. "Saya mendapatkan biaya studi dengan mengajukan beasiswa, orangtua saya ekonominya sederhana. Mereka buruh parkir," ujar dia.
Ketika SMA, dia sedikit lega setelah mendapat bantuan pendidikan pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) persiapan kuliah mendapat bantuan jaminan pendidikan daerah Rp 3 juta dan beasiswa prestasi untuk lulusan SMA sebesar Rp 900.000 dari Pemkot Yogyakarta.
Inginya kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) atau Universitas Gadjah Mada (UGM), takdir mengantarkannya ke Fakultas Ekonomi UII angkatan 2010. Karena tercatat sebagai mahasiswa ekonomi reguler, dia menegosiasi supaya masuk kelas internasional. Beasiswa dari Lembaga Zakat, Infaq dan Sadakah (Lazis) UII sebesar Rp 32 juta hanya cukup mengikuti program ekonomi reguler. Dia tidak menyerah, caranya mencari saweran di kampus mendaftar program tuition fee dengan jadi instruktur atau asisten, meskipun ini dilarang bagi mahasiswa yang sudah mendapat beasiswa.
Masalah baru muncul, ketika kedua orangtua Laras tidak mengizinkan anak tunggalnya ke luar negeri, karena dia tidak pernah pergi jauh. "Saya melakukan pendekatan ke orangtua sejak Laras mulai aplikasi beasiswa ke Woosong. Saya meyakini dia bisa diterima, maka kedua orang tua dia kita yakinkan anaknya bisa lebih terjamin masa depannya dengan kuliah di Korsel," kata Ketua Internasional Program Ekonomi UII, Anas Hidayat.
Laras yang tercatat sebagai warga Bangunrejo RT.01/1639 Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta terbang menuju Korsel.
Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/136281

Aneh! Anak Ajaib Menelan Gunting

Sunday, March 6, 2011


Kejadian-kejadian menarik dan mengerikan sering kali terjadi dilingkungan kita, kali ini artikel saya bertema Anak Ajaib Menelan Gunting. jika mesti dibayangkan seorang anak yang menelan gunting hidup dengan selamat, sedangkan kita saja jika tertusuk duri ikan saja sudah meradang kesakitan,,,iyakan sobat....
Peristiwa ini terjadi di Inggris, Curtis Francis, bocah berusia 12 tahun, menelan sebuah gunting hingga menyangkut di kerongkongan. Beruntung, dia selamat dengan hanya mengalami cedera ringan, seperti dikutip dari The Sun.


Karon Edwards adalah ibu dari seorang anak itu, Curtis Francis nama anak itu tanpa sadar memasukkan gunting yang sedang dipegangnya ke dalam mulutnya. Ketika Karon (ibu) melihat anaknya batuk darah, ia baru menyadari ada sesuatu yang salah dialami anaknya Curtis. Aku hanya berpikir dia menelan tutup bulpen. Tapi, ternyata yang ia telan adalah sebuah gunting,”



Melihat ujung bagian gunting yang masih ‘menyembul’ di ujung kerongkongan anaknya, Karon panik. Ia langsung memanggil paramedis. Bocah malang ini selanjutnya dilarikan dengan ambulans ke Bristol Royal Infirmary. Di rumah sakit inilah dokter berhasil mengeluarkan gunting itu.

“Pada saat ambulan tiba, aku dan Curtis menangis. Ketika kami sampai rumah sakit dan diberitahu ada gunting di kerongkongannya, aku sangat khawatir,” kata Karon.Curtis sangat beruntung. Dia tidak mengalami kerusakan fisik secara permanen. Saat ini, Curtis sedang menjalani pemulihan dari luka akibat bagian ujung gunting yang tajam.

Ternyata, kejadian menakutkan ini bukan baru sekali dialami Curtis. Sebelumnya, tutup pena juga pernah ditelannya. “Waktu itu, tutup penanya berhasil dikeluarkan, karena ukurannya tidak terlalu besar,” ucap Karon dengan wajah menunjukkan rasa cemas.

Curtis memang berbeda dari anak-anak lainnya ia tergolong anak berkebutuhan khusus. Ia tidak peka terhadap bahaya. “Saya memang harus mengawasinya sepanjang waktu. Tapi, aku lengah saat dia menelan gunting tersebut,” kata Karon yang menceritakan kejadian itu. “Itu adalah hari terburuk dalam hidupku. Sungguh mimpi buruk. Sekarang, saya harus lebih berhati-hati menjaganya.” karna saya sangat menyayagi curtis

Semoga kejadian anak menelan gunting ini tidak terjadi pada kita dan keluarga kita...amin

  sumber

76,6 Persen Siswa SMP Buta Matematika

Saturday, March 5, 2011

Kemenangan siswa Indonesia di berbagai ajang olimpiade internasional rupanya tak membuat kualitas siswa Indonesia meningkat. Justru sebaliknya, sekitar 76,6 persen siswa setingkat SMP ternyata dinilai ”buta” matematika.

Demikian diungkapkan Iwan Pranoto, pakar matematika dari Institut Teknologi Bandung, dalam diskusi terbatas yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia, Jumat (28/1/2011). Hadir dalam diskusi yang dilangsungkan di Sekretariat Gerakan Indonesia Mengajar (GIM), antara lain, Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, Ketua Program GIM Anies Baswedan (tuan rumah), guru besar ITB Bana Kartasasmita, serta sejumlah dosen dan guru.

Menurut dia, dihitung dari skala 6, kemampuan matematika siswa Indonesia hanya berada di level kedua. Ironisnya, lanjut Iwan, kondisi itu bertahan sejak 2003. Artinya, selama tujuh tahun,kondisi itu stagnan alias tak berubah.

"Di sini tampak bahwa siswa Indonesia dengan profisiensi di bawah level dua sangat tinggi, mencapai 76,6 persen dari populasi. Juga tampak, jika dibandingkan dengan 2003, kondisinya hampir tidak berubah. Ini menunjukkan bahwa pengajaran matematika yang sekarang tidak mampu mengangkat ke level dua atau lebih. Pembenahan pendidikan matematika sekolah kita belum berhasil," ujar Iwan dihubungi di Jakarta, Senin.
Menurut Iwan, berdasarkan hasil The Program for International Student Assessment 2010, posisi Indonesia mengenaskan, yaitu hanya juara ketiga dari bawah. Indonesia hanya lebih baik daripada Kirgistan dan Panama.

"Berdasarkan penyajian grafik, yang harus diperhatikan bukan posisi Indonesia yang di posisi tiga dari bawah," papar Iwan.

Namun, dia melanjutkan, yang justru merisaukan adalah dua fakta berikut, yaitu persentase siswa Indonesia yang di bawah level kedua sangat besar (76,6 persen) dan persentase siswa yang di level 5 dan 6 secara statistika tidak ada.

Ia menuturkan, menurut definisi level profisiensi matematika dari OECD, siswa di bawah level dua dianggap tidak akan mampu berfungsi efektif di kehidupan abad ke-21. Menurut dia, penyebab utama hasil terburuk ini adalah ketidaksesuaian ekspektasi kebermatematikaan di program pendidikan matematika di Indonesia dan dunia pada abad ke-21.

"Kegiatan bermatematika yang dituntut dunia adalah bermatematika utuh, sedangkan yang dilakukan siswa kita hanyalah parsial. Selain itu, proses belajar matematika di Indonesia masih berpusat pada penyerapan pengetahuan tanpa pemaknaan. Padahal, yang dituntut di dunia global justru berpusat pada pemanfaatan hasil belajar matematika dalam kehidupan, yaitu pemahaman, keterampilan, dan karakter," ungkapnya.

ref: kompas.com

Bocah Yang Hobbynya Makan Sabun

Wednesday, March 2, 2011

Bagaimana rasanya sebuah sabun mandi? Coba tanyakan hal itu kepada Muhammad Suhartono. Ya bocah berusia 7 tahun warga Jalan Pakal Pejuang Barat III, Surabaya tersebut mempunyai kebiasaan unik yakni memakan sabun mandi.

Kebiasaan bocah yang biasa dipanggil Anton ini berawal dari seringnya Anton menemani ibunya berjualan di warung. Di sela-sela kesibukan ibunya berjualan, Anton bermain-main dengan sabun.

Dimulai dari membau, Anton mulai menjilat kemudian memakannya. Jika dilarang Anton akan menangis.

Sebelum dimakan, Anton terlebih dahulu mencungkil sabun tersebut menjadi potongan kecil-kecil. Sebuah sabun berukuran 70 gram dihabiskan Anton dalam waktu 4 – 7 hari.

Jika tidur, bocah ini juga selalu ditemani sabun kesayangannya.
sumber

wow, usia 4 tahun sudah bisa nulis dalam 13 bahasa dengan 2 tangan sekaligus

Wednesday, February 16, 2011

Shalini, Usia 4 tahun

Gadis kecil dari India  ini bernama shalini berusia empat tahun tapi walaupun kecil dia tidak seperti anak kecil pada umumnya, dia memilikia kemampuan yang luar biasa dia bisa menulis dengan kedua tangannya sekaligus, kemampuan semacam ini dinamakan mirror writting, dan yang lebih hebat lagi adalah dia bisa menulis huruf dalam 13  bahasa yaitu: kannada, inggris, hindi, Tamil, Malayalam, Telugu, Gujarati, Assamese, Punjabi,Oriya, Tulu, Urdu dan huruf bengali.

dia adalah anak dari pasangan latha dan manjunath, menurut manjunath sendiri anaknya tersebut sangat suka menulis sejak dua tahun yang lalu. "shalini bisa menulis hauruf urdu hanya dengan mempelajarinya selama 7 jam kemudian langsung bisa"

pasangan ini memang biasa melatih dia dalam multi bahasa. sekitar 3 bulan yang lalu dia bisa menulis setidaknya dalam 4 bahasa, dan dengan waktu yang lebih pendek dia bisa menguasai 9 bahasa, pasangn tersebut biasanya memberi materi pelajaran tersebut dengan mengcopy dari internet. kini bhkan shalini bisa menulis dengan kedua tanganya secara bersamaan. sebagai contoh shalini juga bisa menulis nama seseorang sekaigus tempat orang tersebut tinggal secara bersamaan. untuk itu shalini tercatat dalam rekor dunia. 
 

Inilah Mahasiswa Jenius Berumur 9 Tahun dari Indonesia

Tuesday, February 15, 2011


March Boedihardjo, satu dari banyak anak berprestasi Indonesia keturunan Tionghoa lahir pada tahun 1998 di Hongkong. March Boediharjo dan keluarganya adalah orang Indonesia yang bermukim di Hongkong. Dan ketika tahun 2005, March dan keluarganya hijrah ke United Kingdom, ketika kakak laki-lakinya, Horatio Boediharjo yang saat itu berusia 14 tahun mendapat beasiswa di Oxford University, dalam program Phd, dan membuat ia menjadi salah satu siswa termuda di universitas itu.

Kedua anak keturunan Boediharjo ini memang menunujukantalenta lebih dalam bidang ilmu matematika, ayahnya memang sudah sejak kecil mengenalkan matematika kepada kedua anaknya ini, bahkan ketika makan pun yang mereka bicarakan adalah soal matematika. March menyelesaikan sekolah menengahnya di Inggris ketika ia dan keluarganya menemani kakaknya menempuh pendidikan di Ingris. Hebatnya, dia masuk dalam kelas akselerasi, sehingga hanya perlu waktu dua tahun menjalani pendidikan setingkat SMA itu. Hasilnya, dia mendapat dua nilai A untuk pelajaran matematika dan B untuk statistik.

Dia juga berhasil menembus Advanced Extension Awards (AEA), ujian yang hanya bisa diikuti sepuluh persen pelajar yang menempati peringkat teratas A-level. Dia lulus dengan predikat memuaskan. Dalam sejarah AEA, hanya seperempat peserta AEA yang bisa mendapat status tersebut. Ia juga mendapatkan 8 GCSEs dalam waktu yang sama dengan ketika ia mengikuti ujian A-level di Inggris. Setelah itu, ia pun mendaftarkan diri ke Baptist Hong Kong (HKBU), sebenarnya March sudah melamar ke beberapa universitas lain di Hong Kong. Di antaranya yaitu Universitas of Hong Kong, Hong Kong University of Science and Technology, dan Chinese University of Hong Kong. Namun, sayangnya universitas-universitas itu belum memberikan jawaban, aku ayah March.

Sebenarnya, March ingin menyusul kakaknya yang berusia 14 tahun yang melanjutkan pendidikan di Oxford University di Inggris, namun sayangnya keluarga mereka tidak punya cukup uang, waluapun ayahnya adalah seorang pengusaha karena biaya hidup di Inggris itu sangat mahal dan akhirnya March dan orang tuanya pun harus kembali ke Hongkong lagi meninggalkan kakaknya yang sedang menempuh pendidikan di Oxford.


Ia mencatatkan diri sebagai mahasiswa termuda di Universitas Baptist Hong Kong (HKBU). Di tahun-tahun pertamnya dia mengkritik bahwa pelajaran yang diajarkan terlalu mudah. Ia mendapatkan B+dan A- di hampir semua ujian matematika yang membuat ia masuk ke dalam daftar Dean, yaitu penghargaan bagi siswa yang memiliki IPK 3.00-3.49 dengan tidak ada nilai dibawah C. March juga akan memiliki gelar sarjana sains ilmu matematika sekaligus master filosofi matematika. Karena keistimewaannya itu, perguruan tinggi tersebut menyusun kurikulum khusus untuknya dengan jangka waktu penyelesaian lima tahun yaitu pada tahun 2010. Dia juga mengkritik bahwa ia tidak punya kesan baik terhadap rekan kuliahnya.

"Mereka tidak memberi tanggapan (di ruang kuliah). Mereka cuma mendengarkan dan satu sama lain tidak berinteraksi," katanya.

Anak itu mengatakan rekannya di sekolah sebelumnya "ingin bermain", tidak seperti mahasiswa perguruan tinggi.

Ketika ditanya tentang cara beradaptasi dengan lingkungan dan orang-orang baru, March mengaku tidak pernah cemas berhadapan dengan teman sekelas yang lebih tua darinya.”Ketika saya di Oxford, semua rekan sekelas saya berusia di atas 18 tahun dan kami kerap mendiskusikan tugas-tugas matematika,’’ kisahnya.

Seorang wartawan BBC di Hongkong, Vaudine England pernah mewawancarinya suatu saat dan ia berkata bahwa March Tian Boedihardjo tidak beda dengan bocah-bocah lain yang berusia 9 tahun, ia masih memiliki sisi kejenakaan khas anak-anak dan March juga mengaku bahwa selain ia hobi melahap dan mempelajari semua buku matematika miliknya, ia juga sangat senang bermain catur, monopoli, dan lego.

sumber:

Salut, Bocah SMP Buat Jejaring Sosial Ala Facebook

Saturday, February 12, 2011


Tak mau kalah dengan situs jejaring sosial Facebook yang sekarang sedang trendy, beberapa jejaring sosial buatan dalam negeri juga sudah muncul. Salah satunya adalah Salingsapa.com. Yang bikin heran, situs ini ternyata buatan seorang bocah yang masih berusia belasan tahun.

Muhamad Yahya Harlan (13) adalah nama bocah pencipta situs ala Facebook tersebut. Siswa kelas 7A (1 SMP) Sekolah Alam Bandung, Jawa Barat.

Awalnya, kata Yahya, ia tergerak ingin membuat jejaring sosial yang hampir sama dengan Facebook (FB) yang berbahasa Indonesia. Kemudian, hanya dalam kurun waktu satu bulan, terciptalah Salingsapa.com. Dalam waktu yang cukup singkat tersebut, Yahya membuat situs jejaring sosialnya penuh fitur yang agak jauh berbeda dengan FB.

“Awalnya saya lihat di news, ada orang Indonesia yang membuat semacam FB dengan bahasa Indonesia. Saya pikir, saya juga bisa buat yang sama dan lebih bagus lagi,” kata Yahya, ditemui di sekolahnya di kawasan Dago Atas, Kamis (10/2/2011) kemarin.

Anak sulung dari pasangan Yan Harlan (45) dan Fidriana (37) ini pun mulai mengotak-atik komputernya untuk merancang fitur-fitur di jejaring sosial yang akan dibuatnya itu. Dibantu sang ayah yang juga hobi main komputer, Yahya meminta ide-ide fitur yang akan dibuatnya.

Hasilnya, karya siswa yang menyukai mata pelajaran IPA ini ternyata mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Jumat (11/2/2011) sore ini, ia bahkan didapuk menjadi satu dari tiga siswa SMP yang akan menyampaikan presentasinya di hadapan dosen dan mahasiswa ITB.

Menurut sang ibu, Fidriana, putranya itu diminta memaparkan hasil karyanya selama 20 menit dan 10 menit untuk sesi tanya jawab. Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan Yahya meski ini pertama kalinya ia harus tampil di depan umum, terlebih lagi di hadapan dosen dan mahasiswa.

Namun, Fidriana percaya, anaknya itu mampu membuktikan diri. Karena jejaring sosial tersebut memang murni hasil karya Yahya meski ada bantuan ide dari sang ayah.

Ia juga menuturkan, minat Yahya pada komputer sudah terlihat sejak usia 3 tahun. Saat itu, ia mengotak-atik komputer milik sang ayah. Karena minatnya yang besar, Yahya pun ikut beberapa les komputer, termasuk les di Komlab ITB yang pesertanya kebanyakan mahasiswa.

“Dia selalu ingin mempelajari yang baru tentang komputer, makanya saat ikut les, ia ikut beberapa paket pelatihan yang pesertanya mahasiswa semua,” kata Fidriana, saat ditemui di kediamannya di Awi Ligar, Cimenyan, Bandung.

Begitu tahu anak sulungnya menciptakan jejaring sosial, ia dan suaminya hanya mendukung dan mengarahkan bahwa karyanya tersebut akan lebih bagus bila bermanfaat bagi banyak orang.

“Karena itu, Salingsapa.com ini diniatkan untuk dakwah dan kebaikan. Harapan kami, jejaring sosial ciptaan Yahya ini juga sebagai ladang amal,” kata Fidriana, yang tetap memantau Yahya agar tetap bisa mengatur waktu antara belajar dan mengurus jejaring sosialnya tersebut.
 

Jika Makan Es Krim, Gadis Ini Bisa Mati

Tuesday, February 8, 2011


Priscilla Pomerantz tidak bisa bermain di salju atau menikmati es krim seperti anak-anak pada umumnya. Semua benda dingin yang bersentuhan dengannya bisa menjadi pembunuh.

Gadis sembilan tahun asal New York itu menderita kelainan langka yang dikenal sebagai Cold Urticaria. Ini merupakan kelainan yang membuatnya tak bisa bersentuhan dengan benda-benda dingin di bawah suhu 20 derajat Celcius.

Jika dipaksakan, ia akan mengalami gatal-gatal tak tertahankan di sekujur tubuh, bahkan berhenti bernapas. Ia pun tak boleh berkeringat karena upaya menyeimbangkan suhu tubuh ini bisa membuatnya alergi.

Orangtuanya, Collen dan Craig, mengatakan, putri mereka terdiagnosis kelainan itu sejak usia tujuh tahun. Sejak saat itu, putrinya harus mengonsumsi antihistamin dua kali sehari dan membawa pena EPI sepanjang waktu. Ini untuk menghindari risiko alergi saat mendapat serangan dingin.

“Jika dia pergi keluar saat udara dingin, makan atau minum-minuman dingin, atau jika mandi tidak dengan suhu tertentu, dia bisa mengalami gatal-gatal dari kepala sampai kaki, muntah dan mengalami kesulitan bernapas,” katanya sang ibu seperti dikutip dari Daily Mail.

Orangtuanya selalu menjaga suhu hangat di sekitar putrinya. Mereka tak ingin melihat putrinya mengalami gatal yang bisa membuat kulit bengkak selama beberapa jam. Bahkan dalam kondisi parah, reaksi ini bisa bertahan hingga tiga hari.

“Pernah suatu waktu kondisinya begitu parah sehingga jika dia tidak minum obat, dia bisa mati. Ini membuat saya selalu ketakutan saat memikirkannya.”

Mengikuti ketahanan tubuhnya, Priscilla harus mandi dengan suhu air sekitar 30 derajat Celcius. Sementara suhu ruangan yang paling membuatnya nyaman adalah sekitar 30 sampai 32 derajat Celcius.

Dokter tampak kesulitan menyembuhkannya. Mereka hanya mengatakan peluang sembuh sebesar 11 persen. “Saya berharap ada penelitian lebih lanjut atau ada dokter yang bisa menyembuhkan. Tapi dokter tampaknya tahu sedikit tentang keadaan tersebut, sehingga yang kami usahakan adalah mencoba untuk menjaga gadis kecil kami tetap hangat.”
 

Bahayanya Upload Foto di Internet

Thursday, January 27, 2011

Jangan sembarangan upload foto di internet, kalo ketemu orang iseng, bisa-bisa dibikin gini nih fotonya....

Ini foto aslinya...


Karena banyak yang kasian anak itu gak pake baju, akirnya banyak yang berbaik hari ngasiin baju tuh anak...







sumber: kaskus.us

2 Murid kelas 5 SD diduga memperkosa temanya di Duren Sawit, Jakarta Timur

Monday, January 24, 2011

Dua bocah kelas 5 Sekolah Dasar di Duren Sawit, Jakarta Timur, diduga memperkosa teman sekolahnya. Akibatnya, korban yang juga duduk di kelas 5 mengalami gangguan kejiwaan.
Menurut Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan, peristiwa tersebut terjadi tanggal, Senin (17/1/2011). Korban diperkosa di dalablam lingkungan sekolah.
Dua Murid kelas 5 SD diduga memperkosa teman sekolahnya di Duren Sawit, Jakarta Timur, korban mengalami gangguan kejiwaan “Waktu kejadian saat itu sedang istirahat jam sekolah, sekitar pukul 11.00 WIB di perpustakaan sekolah,” kata Dodi saat berbincang dengan wartawan, Rabu (19/1/2011).
Diketahui korban berinisial P (14), sementara pelaku berinisial R (10) dan D (10).
“Kedua pelaku masih berstatus sebagai saksi, karena korban belum kita mintai keterangan,” ujar Dodi.
P Saat ini mengalami gangguan psikis dan tengah dalam pemulihan psikis. Sementara polisi tidak menahan dua pelaku.
“Kalau kondisinya sudah membaik dan psikisnya stabil baru kita mintai keterangan korban,” katanya.
Dodi menambahkan, dua pelaku tersebut selain diduga memperkosa P juga melakukan tindak kekerasan terhadap korbannya.
“Diduga juga korban dianiaya,” tutur Dodi.
 

Foto Memalukan Anak SD Indonesia

Saturday, January 22, 2011

Foto memalukan ini mulai dipublikasi dibeberapa website internasional. memalukan, foto tersebut seolah menggambarkan anak anak Indonesia saat ini.
Dalam foto tersebut terlihat seorang anak perempuan yang menggunakan pakaian putih merah untuk seorang anak SD yang sedang mengacungkan jari tengah kepada seorang pengemis. entah siapa pengemis tersebut. Bahkan sang anak tersebut juga belum diketahui siapa dan latar belakangnya.

Foto ini banyak diedarkan di website luar negri dan kebanyakan pada website luar negri yang isinya mengenai foto foto dan foto ini ditempatkan dengan judul "Parenting Fails".

Selain foto tersebut ada satu lagi foto dari Indonesia :
Foto yang ditempatkan "Parenting Fails" ini juga dari indonesia. anak tersbut juga pernah menjadi buah bibir dan bahkan diliput oleh wartawan luar negri.

inikah gambaran generasi muda Indonesia kita sekarang ?
 
sumber: http://www.pancadunia.co.cc/2011/01/foto-memalukan-anak-sd-indonesia.html

Foto Gayus Waktu Kecil

Thursday, January 20, 2011

Gini nih wajah Gayus Tambunan waktu jaman kecilnya...

mengharukan!!!!! Kisah Perjuangan Anak Pembuat Batubata..

Monday, January 17, 2011

Yuk kita lihat :

-----------------------------------------------------------------------------


Spoiler for picture:


Spoiler for picture:


Spoiler for picture:


Spoiler for picture:


Spoiler for picture:


Spoiler for picture:



Quote:

Jono, seorang bocah pinggiran kota yang rela melepas 'dunianya' untuk membantu orangtua. Setiap hari jono membantu mengankut dan menjemur batubata. ya...pekerjaan orangtua jono hanyalah pengrajin batubata kecil.anak sekecil jono terpaksa mengerjakan pekerjaan orang dewasa, tidak disuruh...tapi ia tak tega melihat ayahnya bekerja sendirian. jono selalu terlihat riang ketika membantu ayah. tapi, kita tidak tahu apakah jono benar2 periang, ataukah jono menyembunyikan rasa sedihnya agar ayah dan ibu tidak ikut sedih...
Jono si kecil yang tak tega melihat ayahnya bekerja sendiri ikut membantu menyusun dan memindahkan bata. mirisnya, pekerjaan ini tidak dilakukan di hari libur, jono ternyata tak bersekolah. orangtua jono tak sanggup membiayai jono agar tetap duduk di bangku sekolah.
Jono terpaksa membantu orang tuanya di saat teman sebaya nya mengenyam pendidikan di sekolah. disaat teman sebayanya bercanda bersenang2 menikmati masa kanak2. pemerintah semestinya harus lebih tanggap dengan masalah2 seperti ini.
 
sumber: http://kutalkutil.blogspot.com/2011/01/mengharukan-kisah-perjuangan-anak.html

Barang-Barang Yang Akan Disukai Anak-anak di 2011

Wednesday, January 12, 2011

KOMPAS.com - Tahun lalu, barang-barang seperti burung hantu, ponsel, dan baju tim nasional Indonesia sempat menjadi tren dan diborong para ibu-ibu untuk diberikan kepada anak-anaknya. Kira-kira, apa yang akan menjadi tren di tahun 2011 nanti? Menurut ramalan Parents.com, beberapa yang akan disukai antara lain; burung, vampir, dan jegging.
http://www.kompas.com/data/photo/2011/01/06/1635037p.jpg
Tahun 2010 lalu, burung hantu sempat nge-tren dan disukai. Tetapi di tahun 2011 ini, motif burung-burung kecil diperkirakan akan disukai. Entah karena efek Twitter atau bukan, tetapi burung-burung sepertinya akan jadi tren untuk dekorasi kamar anak, boneka binatang, dan pada pakaian anak. Selain karena lucu, burung pun cukup netral bagi perempuan dan lelaki, jadi, jika Anda berencana memberikan hadiah kepada kerabat yang akan punya anak dan tidak tahu si anak akan perempuan atau laki-laki, belikan pakaian atau hiasan yang berbentuk burung lucu saja. .

Tahun 2010 lalu ada begitu banyak film yang diperkaya dengan tampilan 3D. Tak menjauh dari sana, tahun 2011 ini, diperkirakan akan makin banyak lagi gadget seputar 3D. Akan ada pula laptop, kamera, camcorder, game video, dan sebagainya. Seru, sih, tapi perlu diwaspadai, karena Nintendo sempat mengeluarkan peringatan, terlalu sering menatap tayangan 3D bisa sebabkan masalah pada mata, terutama pada anak berusia lebih muda dari 6 tahun.

Anda sudah melihat iklan iPhone 4 yang terbaru? Di sana, terlihat ayah yang sedang dalam perjalanan bisnis bisa berkomunikasi lewat video dengan anak dan istrinya yang sedang ada di rumah. Seperti itu pula lah yang akan menjadi tren di masa ini. Komunikasi tatap muka akan jadi lebih mudah, apalagi bagi yang sering bepergian. Komunikasi lewat video ini pun bisa dilakukan lewat laptop, dan anak jadi lebih sering berkomunikasi dengan orangtuanya lewat cara ini.

Mainan dengan tokoh berwajah menyeramkan sempat tren di awal tahun 2010. Sekarang, mainan boneka dengan bentuk menyeramkan juga akan jadi tren. Mulai dari buku bergambar dengan tokoh seram, hingga boneka kelelawar akan disukai. Mungkin juga ini karena efek film Twilight dan lainnya. .

Tak hanya mainan dan gadget, busana pun juga akan ada yang nge-tren, yakni jegging. Tahun 2010, celana jegging sempat disukai karena kepraktisan dan bentuknya yang unik. Untuk tahun 2011 ini, tren jegging yang bisa meregang akan meluas ke pakaian anak-anak.
 
sumber: http://haxims.blogspot.com/2011/01/barang-barang-yang-akan-disukai-anak.html

80% Anak Indonesia Berpotensi Negative Thinking Saat Dewasa

Sunday, January 9, 2011

Adiksi pornografi dan kurang nutrisi di masa kecil akan mempengaruhi perkembangan otak manusia saat dewasa. Akibat pengaruh faktor-faktor tersebut, 80 persen anak Indonesia akan lebih banyak berpikir negatif saat dewasa.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan Intelegensia Anak, Pusat Intelegensia Kesehatan (PIK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Gunawan Bambang Dwiyanto dalam jumpa pers di gedung Kemenkes, Jumat (7/1/2011).


Menurut dr Gunawan, faktor nutrisi merupakan salah satu hambatan utama dalam perkembangan otak depan anak terutama di daerah-daerah tertinggal. Bagian otak tersebut merupakan pusat berpikir, jika tidak berkembang maka kemampuan belajar anak tidak akan maksimal.


Adiksi pornografi juga besar pengaruhnya, sebab kondisi tersebut akan membuat otak tengah lebih aktif dibanding bagian otak lainnya. Aktivitas otak tengah menghadirkan rasa senang, yang jika berlebihan maka akan menghambat bagian lain termasuk otak depan.



Dampaknya, anak yang kecanduan pornografi dan kurang nutrisi cenderung terhambat kecerdasan intelektual maupun emosionalnya. Selain jadi malas belajar, anak-anak itu cenderung akan tumbuh menjadi lebih agresif dan kurang dapat berpikir positif.

"Penelitian yang pernah kami lakukan pada 3.000 anak Indonesia usia SD hingga SMP menunjukkan 80 persen punya potensi untuk berpikir negatif saat dewasa," ujar dr Gunawan.


Terhambatnya perkembangan kecerdasan anak umumnya juga disertai gangguan pada bagian otal lain yang mengatur kemampuan bergerak, melihat dan mendengar. Penelitian lain yang dilakukan dr Gunawan menunjukkan 50 persen anak yang mengalami ketiga gangguan tersebut punya hambatan juga dalam hal kemampuan belajar.


Agar perkembangan kecerdasan anak bisa optimal, dr Gunawan menyarankan sebaiknya anak-anak dijauhkan dari hal-hal yang belum seharusnya diketahui. Pornografi, baik dalam bentuk visual maupun tulisan membuat anak-anak sulit membedakan fantasi dengan kenyataan.

sumber http://www.taukahkamu.com/2011/01/taukahkamu-80-anak-indonesia-berpotensi.html 

Intip Kehidupan Anak - Anak Pejabat Negara RI

Monday, January 3, 2011

Halo serbaedan-holic...

Berikut ini adalah sepintas kehidupan anak-anak para Pejabat Negara RI.

Cekibrot >>>

Berdiri (kiri-kanan) : Aliya Rajasa, Bianca Maryulis, Vilichea Sadikin
Duduk (kiri-kanan) : Gracia Maryulis (mantannya Arya Bakrie), Azima Rajasa, Cicilia Jessica Sadikin

paling kanan Aliya Rajasa
tengah Bianca Maryulis
lokasi di Orchard Road

Didiet Prabowo anaknya Prabowo

Didiet Prabowo anaknya Prabowo

Didiet Prabowo anaknya Prabowo

Ardie Bakrie anaknya Aburizal Bakrie & Nia Ramadhani

Ardie Bakrie anaknya Aburizal Bakrie & Nia Ramadhani









Keluarga Zulkifli Hasan DPR RI dari PAN lagi liburan rutinan
tiap 6 bulan sekali ke luar negeri
kali ini lagi ke Amerika






Reni Sutiyoso Bersama Anak Pejabat Tinggi lainnya






kiri-kanan : Nadiem Makarim, Cindy Lopulisa, 
Thania Muljadi, Vashty Soegomo, Elga Naldy

Futri anaknya Zulkifli Hasan anggota DPR PAN 
lagi di Las Vegas





salam EDAN...!!! 

sumber: http://serbaedan.blogspot.com/2011/01/bonus-serba-edan-intip-kehidupan-anak.html