Powered by Blogger.
Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Renungan Untuk Kita

Tuesday, March 22, 2011

Ada seorg petani miskin memiliki seekor kuda putih yg sangat cantik & gagah.
Suatu hari, seorg saudagar kaya ingin membeli kuda itu & menawarkan harga yg sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-2 nya menyayangkan & mengejek dia karna tdk menjual kudanya itu.

Keesokan hari nya, kuda itu hilang dr kandangnya. Maka teman-2 nya berkata : sungguh jelek nasibmu, padahal klo kemarin di jual kamu kaya, skrg kudamu sdh hilang. Si petani miskin hanya diam saja.

Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-2 nya berkata : wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan. Si petani hanya diam saja.

Beberapa hari kemudian, anak si petani yg sedang melatih kuda-2 baru mereka terjatuh dan kakinya patah. Teman-2 nya berkata : rupanya kuda-2 itu membawa sial, lihat skrg anakmu kakinya patah. Si petani tetap diam tanpa komentar.

Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa utk berperang, kecuali si anak petani karna tdk bisa berjalan. Teman-2 nya mendatangi si petani sambil menangis : beruntung sekali nasibmu karna anakmu tdk ikut berperang, kami hrs kehilangan anak-2 kami.

Si petani kemudian berkomentar : Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dgn mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses. Syukuri & terima keadaan yg terjadi saat ini, apa yg kelihatan baik hari ini belum tentu baik utk hari esok. Apa yg buruk hari ini belum tentu buruk utk hari esok.
Tetapi yg PASTI : Tuhan paling tahu yg terbaik buat kita.. 
 
Bagian kita adalah :
"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Tuhan di dalam hidup kita" 

Jika Tuhan Menjatuhkan Uang dan Batu [Renungan]

Monday, March 21, 2011

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7Rm-3uHez_3dMHELbpikvcwS2g0rxtSK2wO6ZhHC_RfbauJXp38a3K-RfZSyBaGkHEnCu4ckDp1JtPoXq6dv0uiRhOd5fvCOOe5dbgdfLhnRi8wjicIcKmsw8RTlgntkk5D58-SEZvmc/s1600/bangunan.jpg
Pekerja itu berteriak-teriak tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya.

Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yg sama.

Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke atas. Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.

Tuhan kadang-kadang menggunakan pengalaman-pengalaman yang menyakitkan untuk membuat kita menengadah kepada-Nya.

Seringkali Tuhan memberi berkat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Karena itu memang lebih tepat jika Tuhan menjatuhkan "batu" kepada kita.

Sumber :
ellyxmas.blogspot.com

Toko Penjual Istri [Renungan]

Wednesday, March 16, 2011

http://www.hariscollection.com/wp-content/uploads/2011/01/suami-istri.jpg
Toko yang menjual istri, baru saja dibuka di sebuah kota . Di sana , laki2 dapat memilih istri.
Di antara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut.

"Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI"
Toko tersebut terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan sebuah calon kelompok istri.Semakin tinggi lantainya, semakin tinggi pula nilai wanita tersebut.

Bagaimanapun, ini adalah semacam jebakan. Kamu dapat memilih wanita di lantai tertentu atau lebih memilih ke lantai berikutnya tetapi dengan syarat tidak bisa turun ke lantai sebelumnya kecuali untuk keluar dari toko..

Lalu, seorang laki2 pun pergi ke toko "istri" tersebut untuk mencari istri...
Di lantai 1 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 1 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan dan taat pada Tuhan.
laki2 itu tersenyum,kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.

Di lantai 2 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 2 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan,dan senang anak kecil.Kembali laki2 itu naik ke lantai selanjutnya.

Di lantai 3 terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 3 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan,senang anak kecil dan cantik banget.
'' Wow'', tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik.

Lalu sampailah laki2 itu di lantai 4 dan terdapat tulisan Lantai 4 :
wanita di lantai ini yang memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil, cantik banget dan suka membantu pekerjaan rumah.
''Ya ampun !'' Dia berseru, ''Aku hampir tak percaya''

Dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5 dan terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 5 : wanita di lantai ini memiliki pekerjaan, taat pada Tuhan, senang anak kecil,cantik banget,suka membantu pekerjaan rumah, dan memiliki rasa romantis.

Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia
melangkah kembali ke lantai 6 dan terdapat tulisan seperti ini :
Lantai 6 : Anda adalah pengunjung yang ke 4.363.012. Tidak ada wanita di lantai ini.Lantai ini hanya semata-mata bukti untuk Anda yang tidak pernah puas. Terima kasih telah berbelanja di toko "istri". Hati-hati ketika keluar toko dan semoga hari yang indah buat anda.

Pelajaran apa yang bisa Anda ambil dari cerita diatas?
yup..manusia adalah makhluk tak sempurna yang tak cukup dengan rasa puas.sedikit dia mendapatkan sesuatu,semakin semakin banyak dia berharap yang lebih.

Bersyukurlah dengan apa yang telah aku dapatkan dan nikmati..mungkin orang laen tak seberuntung kamu.
 

Renungan hari ini

Monday, February 28, 2011

Selamat Pagi...

Cerita Luar Biasa buat anda ∂ï Harΐ Senin yg Luar Biasa....

‎​​Bill Havens, seorang pendayung hebat berkaliber Internasional dalam masa karantinanya menjelang piala dunia mendayung,

menerima berita bahwa istrinya akan segera melahirkan.

Setelah mendengar kabar tersebut ia memilih untuk pulang & tidak mengikuti kejuaraan dunia & memutuskan untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan.

Belasan tahun kemudian th 1952,

Bill menerima telegram dari putranya,

Frank yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas cano 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia.

Telegram itu isinya:

"Ayah, terimakasih karena telah menunggu kelahiran saya.

Saya akan pulang membawa medali emas yg seharusnya ayah menangkan beberapa tahun yg lalu.

Anakmu tersayang, Frank..."

Dari kisah diatas kita bisa belajar bagaimana kehadiran keluarga berdampak sangat besar bagi anggota keluarga tersebut.

Theodore Roosevelt, mantan Presiden AS berkata,

"Aku lebih suka melewatkan waktu bersama dgn keluargaku daripada dgn petinggi2 dunia manapun.

Sahabat...

Pada akhirnya kita akan sampai pada suatu titik dimana pada dasarnya semua yg kita lakukan,

semua jerih lelah kita dalam pekerjaan,

semua untuk mereka,

keluarga yang kita cintai.

Pada akhirnya kita akan menemukan bahwa jabatan, prestasi, & promosi tidaklah seberarti kebersamaan diantara keluarga.

Jadi relakah saudara menukar kehangatan dalam keluarga anda dgn kesibukan dalam pekerjaan anda yg mungkin sudah sangat berlebihan?

Selalu ada hasil yg terbaik dari kerja keras yg terbaik pula

"Jangan Lupa, Keluargamu adalah yg Terbaik Dari Segala Urusan yg Baik dari Tuhan".

Have a Great Monday...

MasyaAllah, Tidur Nyenyak di Selokan

Sunday, February 27, 2011

Bersyukurlah bisa tidur nyenyak
Tak ada kasur, kayu diatas selokan pun jadi.




Hikmah:
Semoga apa yang kita miliki saat ini selalu menjadikan kita sebagai hambaNya yang bersyukur.
Coba kita bayangkan, ketika tidur di tempat ini, risiko jatuh, kotor bahkan bau selokan yang menusuk hidung.
 

2 Hal yang Membuat Kita Tidak Bersyukur Dengan Keadaan Kita Sekarang

Friday, February 11, 2011


Pertama :

Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.

Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi target dan keinginan.

Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yg mendatangkan lebih banyak uang.

Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan.

Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapa pun banyak yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.


Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''.

Orang yang ''kaya'' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.

Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram.

Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yg sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.

Pusatkanlah perhatian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan.

Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.



Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah :

Kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung.

Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.


Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Ada sebuah kisah mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia.

Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab,

''Saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup di tanah seberang."

"Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan anak kedua saya. Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga.''



Bersyukurlah!

Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar ...

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit ...
Di masa itulah kamu tumbuh ...

Bersyukurlah untuk keterbatasanmu ...
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang ...

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru ...
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu ...

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat ...
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga ...

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih ...
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan ...

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik ...
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut ...

Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif  ...
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu ...

Sumber :
ilhamseptian.blogspot.com

Perjuangan Ibumu Yang Tidak Kamu Sadari

Sunday, February 6, 2011


Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.

Ongkos upah membantu ibu:
1) Membantu pergi ke Warung: Rp 20.000
2) Menjaga adik Rp 20.000
3) Membuang sampah Rp 5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp 10.000
5) menyiram bunga Rp 15.000
6) Menyapu Halaman Rp 15.000
Jumlah : Rp 85.000

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.

1) OngKos mengandungmu selama 9 bulan - GRATIS
2) OngKos jaga malam karena menjagamu -GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu - GRATIS
4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu- GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu - GRATIS
6) OngKos mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu - GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu".Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya: "Telah Dibayar" . 
 

Bagaimana Bangkit Dari Kegagalan


Kegagalan bisa menghancurkan seseorang jika salah menyikapinya. Berikut adalah salah satu pertanyaan tentang kegagalan dari pembaca.

Pertanyaan:
Pak, trauma kegagalan membuat saya malas untuk bertindak. Motivasi telah banyak saya dapatkan tetapi itu terasa percuma. Karena permasalahanya ada pada diri saya dan saya bingung bagaimana solusi untuk bangkit lagi.

Jawaban:
Saya tahu apa yang Anda alami, karena saya juga pernah mengalami kegagalan. Bisa jadi kegagalan saya lebih besar daripada Anda. Kadang terlintas pikiran untuk menyerah dengan berbagai alasan, namun saya sadar itu tidak membuat saya lebih baik. Yakinlah… ada solusinya. Kuncinya: Anda mau. Mau bertindak, mau belajar, dan mau mencoba. Jika Anda serius, ingin bangkit silahkan baca.

Pertanyaan:
Pak, trauma kegagalan membuat saya malas untuk bertindak.

Jawaban:
Coba alihkan fokus Anda pada hikmah dari kegagalan Anda. Gagal bukan kiamat. Saya tahu, Anda banyak kehilangan setelah kegagalan. Saya juga pernah mengalaminya. Namun, jika Anda malas bertindak artinya Anda sudah mengikrarkan diri bahwa Anda menyerah dan memastikan kegagalan bagi diri Anda. Ini jauh lebih berbahaya daripada Anda mencoba dan gagal lagi.

Memang siapa yang tidak pernah gagal?

Pertanyaan:
Motivasi telah banyak saya dapatkan tetapi itu terasa percuma.

Jawaban:
Karena Anda menolaknya. Serius… motivasi, solusi, atau apa pun bantuan orang lain akan percuma jika Anda menolaknya.

Pertanyaan:
Apakah Karena permasalahannya ada pada diri saya?

Jawaban:
Memang betul. Permasalahannya pada diri Anda. Motivasi dari orang lain sebenarnya adalah hanya memicu motivasi dari diri sendiri. Terimalah motivasi dari luar untuk membangkitkan motivasi diri Anda.

Pertanyaan:
Saya bingung bagaimana solusi untuk bangkit lagi

Jawaban:
Hanya ada satu solusi untuk bangkit: bertindak!

“Tapi…”

Lupakan alasan… lupakan kegagalan. Itu masa lalu. Yang boleh Anda bawa dari masa lalu hanyalah hikmah. Anda sekarang lebih bijak dan lebih pintar. Anda sudah mendapatkan pelajaran berharga, artinya Anda bisa bertindak dan mencoba lebih baik lagi dari masa lalu

Lupakan rasa sedih dan kecewa. Diam hanya akan menambah kesedihan dan kekecewaan. Obatnya hanya bertindak, mencoba lagi. Gagal, coba lagi. Memang hidup seperti itu. Jika tidak mau seperti itu, memang mau apa? Mau ada orang yang menghamparkan karpet merah untuk Anda?

“Tidak tahu harus apa?”

Bertanya donk! Belajar… bukan diam. Anda punya keluarga, teman, saudara, ada buku, ada artikel, ada ebook, dan berbagai macam sumber untuk belajar. Inilah satu-satunya cara untuk bangkit dari kegagalan.
 

Kekuatan Langkah Pertama - motivasi


Langkah pertama selalu diperlukan. Perjalanan 1.000 km selalu diawali dengan langkah pertama. Bisnis besar, karir yang cemerlang, dan kehidupan sukses lainnya diawali dengan langkah pertama. Atau saat Anda memasuki kehidupan yang baru, baik dalam bisnis, karir, keluarga, dan sebagainya, Anda akan melalui langkah pertama.

Apa istimewanya langkah pertama? Langkah pertama itu berat. Seperti mobil atau sepeda motor, untuk mulai menggelinding harus menggunakan gigi satu karena memerlukan tenaga yang besar. Setelah berjalan, mobil bisa menggunakan gigi 2,3,4, dan 5. Langkah pertama juga adalah momentum. Kesulitan akan terjadi pada langkah pertama, dan itu adalah wajar. Namun, saat kita berhasil melalui langkah pertama, maka apa yang kita lakukan akan lebih lancar.

Langkah Pertama Tidak Berhasil
Banyak orang yang mengalami kegagalan pada langkah pertama. Kegagalan ini adalah wajar. karena kita masih meraba-raba. Langkah pertama memang seringkali begitu sulit sehingga banyak yang gagal. Namun, bukan masalah gagal atau tidaknya yang harus menjadi perhatian Anda, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana Anda menyikapi kegagalan tersebut.

Karena kegagalan di langkah pertama itu adalah sesuatu yang wajar, maka Anda tidak perlu kecewa, tidak perlu sedih, apalagi menyerah karena putus asa. Santai saja. Berpikirlah yang jernih untuk mencari jawaban agar Anda bisa melangkah dengan benar. Tariklah nafas untuk mencari dan mengumpulkan energi untuk memulai melangkahkan kaki. LaluCobalah lagi dengan cara yang berbeda setelah Anda mempelajari kesalahan sebelumnya.

Langkah Pertama = Keluar Zona Nyaman
Saat Anda melakukan langkah pertama, artinya ada sedang berusaha keluar dari zona nyaman. Memang perpindahan zona selalu memerlukan energi lebih. Anda perlu energi lebih untuk mempelajari langkah-langkah yang harus Anda tempuh. Anda perlu energi sebab daya tarik zona nyaman begitu besar dan Anda harus lepas dari tarikan untuk kembali ke zona nyaman.

“Wah ternyata sulit, ini bukan untuk saya.”

“Saya tidak sanggup melakukan hal ini.”

“Saya memang tidak berbakat.”

Kata-kata diatas adalah lagu lama Anda di zona nyaman. Jangan biarkan hati Anda menyanyikan lagu-lagu ini karena Anda akan terus terlena menikmati zona nyaman. Zona nyaman adalah ilusi. Tidak ada kenyamanan sejati di zona nyaman.

Sekali Anda berhasil mengayunkan langkah pertama, artinya Anda sudah berada di zona zukses. Langkah selanjutnya akan lebih mudah. Yang Anda perlukan sekarang adalah cari tahu bagaimana cara melangkah dan kumpulkan energi untuk kekuatan langkah Anda. Ingat, langkah pertama adalah titik awal keberhasilan Anda. Jangan berhenti apalagi mundur.

Lihatlah seorang bayi yang sedang belajar berjalan. Dia mencoba berjalan, kemudian terjatuh. Mungkin dia nangis, tetapi dia berusaha lagi untuk mencoba melangkah dengan penuh keceriaan. Sampai akhirnya dia mampu berjalan bahkan berlari.

Tidak berhasil pada langkah pertama adalah sesuatu yang wajar, tetapi kita tidak akan mengerti jika tidak mencoba, semua orang sukses pernah mengalami kegagalan, justru karena gagal itu dia mengerti letak kegagalannya. Bandingkan dengan orang yang tak pernah berani untuk mencoba. Yang penting teruslah mencoba untuk melangkah.
 

Penyulam Tanpa Tangan di Shanghai Expo

Friday, February 4, 2011

Lihatlah sulaman nya, Anda pasti berpikir bahwa dia pny tangan yg sempurna.....




Fakta nya, dia tak mempunyai tangan sama sekali...










My comment...
Kita harus bersyukur dengan apa yg telah kita miliki... Cacat atau tidak, pasti ada sesuatu yg spesial di dalam diri kita untuk ditunjukkan kepada dunia... 
 

Renungan Pagi - Dunia Unik

Thursday, February 3, 2011

Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan.
Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.

Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang.
Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi.
Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan.
Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil.
Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.
"Bu, kita sudah sampai", kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya.
Si ibu, dengan tatapan penuh kasih berkata:
"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus.
Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang.
Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan".
Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak.
Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis.
Dia membawa kembali ibunya pulang, dan, merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.

Mungkin cerita di atas hanya dongeng............

Tapi di jaman sekarang, tak sedikit kita jumpai kejadian yang mirip cerita di atas.
Banyak manula yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis dll.
Orang tua terpinggirkan, dan hidup kesepian hingga ajal tiba. kadang hanya dimasukkan panti jompo, dan ditengok jikalau ada waktu saja.
Kiranya cerita diatas bisa membuka mata hati kita, untuk bisa mencintai orang tua dan manula.
Mereka justru butuh perhatian lebih dari kita, di saat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan yang maha kuasa.
Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membekali kita hingga menjadi seperti sekarang ini.

Foro Jepretan Hasil Karya Ketidakadilan dan Perbedaan

Saturday, January 15, 2011

Ketidakadilan dan perbedaan menjadi musuh utama umat manusia. Banyak tragedi mengiris hati yang disebabkan oleh ketidakadilan dan adanya perbedaan ini. Berikut adalah foto hasil jepretan fotografer dunia yang karyanya juga mendunia. Mudah-mudahan dengan foto-foto yang mencerminkan akibat ketidakadilan dan perbedaan ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, terutama bagi penguasa agar ketidakadilan dan perbedaan bisa dihapus di atas muka bumi ini

Omayra Sánchez [1985]

Photographer: Frank Fournier
Omayra Sánchez adalah salah satu dari 25000 korban bencana gunung berapi yang meletus pada 14 November 1985.Gadis yang berusia 13 tahun itu terperangkap selama 3 hari.Gambar ini diambil beberapa minit sebelum beliau meninggal, dan menyebabkan kontroversi atas pemerintah Colombia yang tidak cekap melakukan penyelamatan atas tragedi itu.
The plight of Kosovo refugees [1999]
Photographer: Carol Guzy -
Foto ini menunjukkan seorang pelarian Kosovo yang baru berusia 2 tahun bernama Agim Shala sedang melewati pagar kawat berduri di lokasi kem yang didirikan oleh Arab Saudi di Kukes,Albania.Anggota keluarga anak itu berkumpul disitu setelah konflik Kosovo merebak.

Stricken child crawling towards a food camp [1994]
Photographer: Kevin Carter
Foto ini diambil pada tahun 1994 semasa krisis kebuluran di Sudan.Gambar ini menunjukkan seorang anak yang merangkak menuju kem bantuan makanan PBB sejauh 1 KM. Seekor burung gagak sedang menunggu anak itu mati ..Gambar ini telah mengejutkan dunia.Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada anak malang itu termasuk, dan fotographer tersebut dikhabarkan membunuh diri seteleh menerima tekanan pelbagai pihak kerana tidak menyelamatkan kanak-kanak itu
Segregated Water Fountains [1950]
Photographer: Elliott Erwitt, Magnum Photos
Gambar air pancuran di North Carolina. Budaya pengasingan kulit hitam dan kulit putih
Burning Monk - The Self-Immolation [1963]
Photographer: Malcolm Browne
Gambar seorang rahib Buddha dari Vietnam yang membakar dirinya sendiri hingga mati di kota Saigon.Hal ini dilakukannya sebagai protes pada rezim politik yang melakukan ketidakadilan serta menyekat para rahib Buddha dalam menyebarkan agamanya.

The Triangle Shirtwaist Fire [1911]
Photographer: International Ladies Garmet workers Union
Gambar mayat di Perusahaan Triangle Shirtwaist. Peraturan perusahaan itu adalah menutup pintu kilang sehingga para pekerja(kebanyakan pekerja imigran wanita) tidak boleh keluar dengan motif mengelakkan kecurian. Kebakaran terjadi, dan 146 orang meninggal akibat sistem pintu tersebut.

Gimana menurut kamu tentang "Foro Jepretan Hasil Karya Ketidakadilan dan Perbedaan" ini? Berikan Komentarnya ya kalau ini menarik dan sebarkan di Facebook atau Twitter kamu,, terima kasih ya...!!!
 
sumber; http://lingkarmerah.blogspot.com/2011/01/foro-jepretan-hasil-karya-ketidakadilan.html

Renungan: Bekerjalah Dengan Sepenuh Hati

Wednesday, January 12, 2011

Suatu Ketika Mercedez Benz owner memiliki masalah dengan kran air di kamar mandi dalam rumahnya. Kran tersebut selalu bocor sampai Big Bos Marcedez itu khawatir akan keselamatan anaknya yang mungkin saja dapat terpeleset dan jatuh. Mengikuti rekomendasi temannya, Mr. Benz menghubungi tukang ledeng agar memperbaiki kran miliknya. Akhirnya dibuat perjanjian untuk memperbaiki yaitu 2 hari kemudian. Karena si tukang ledeng cukup sibuk. Sama sekali si Tukang ledeng tidak mengetahui bahwa si penelpon adalah termasuk orang penting, pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFVNbc2VOn52hR6xm7UlQG0uF6FjqweUxeoL8d4WVwQpb0pqsE1pjjVQeszFagM7J19-0DXp6qLsGjItU0y0NjL14lww6Vw_ITuSlWiwWBbckrTQ8MfqjwICsGyozD5alG1zkdEn-Up6RO/s1600/kerja.jpg
Setelah ditelpon, satu hari kemudian si tukang ledeng menghubungi Mr. Benz untuk menyampaikan ucapan terima kasih karena telah bersedia menunggu hingga satu hari lagi.
Mr. Benz-pun kagum atas pelayanan si tukang ledeng dan cara berbicaranya.
Hari berikutnya pada hari yang telah ditentukan, si tukang ledeng datang untuk memperbaiki kran yang bocor di rumah Mr. Benz.
Setelah diutak-atik, akhirnya kran pun selesai diperbaiki dan setelah menerima pembayaran atas jasanya, si tukang ledeng pulang .
Sekitar 2(dua) minggu kemudian setelah hari itu, si tukang ledeng menelpon Mr. Benz untuk menanyakan apakah kran yang telah diperbaiki sudah benar-benar beres dan tidak ada masalah yang timbul? Ternyata Mr. Benz puas akan kerja si tukang ledeng dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan si tukang ledeng. Mr. Benz berpikir, bahwa orang ini pasti orang yang hebat walaupun hanya tukang ledeng.
Beberapa bulan kemudian Mr. Benz merekrut si tukang ledeng untuk bekerja di perusahaannya. Tahukah Anda siapa namanya?
Ya, dialah Christopher L. Jr. Saat ini jabatannya adalah General Manager Customer Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz !
========
Sahabat sekalian, tahukah anda apa makna dari cerita diatas. Cerita diatas memberikan motivasi kepada kita untuk memberikan yang terbaik di kehidupan ini apapun posisi kita saat ini. Kita tidak tahu, sebenarnya posisi kehidupan kita dimana, namun dengan memberikan yang terbaik, kita tidak akan menoleh kebelakang melihat goresan cerita kehidupan kita dengan kekecewaan. Yang ada hanyalah senyum kepuasan akan apa yang telah kita lakukan.
Kehidupan ini hanyalah panggung sandiwara, maka sebaik-baik pemain adalah yang bermain sebaik mungkin dengan kesadaran bahwa perannya hanya sementara.
Ada naskah dan skenario Sang Pencipta yang tidak kita tahu.
Dibalik kebahagiaan, terkadang skenario selanjutnya adalah kesediihan, begitu pula terkadang dibalik kesedihan, skenario selanjutnya adalah kebahagiaan.
Hanya 2 hal yang dapat kita lakukan, yaitu meyakini bahwa skenario yang Allah berikan adalah yang terbaik dan berbuat yang terbaik dalam melalui setiap peristiwa kehidupan kita.
Maka jika Sahabat dalam kesedihan, kegalauan hati, keresahan jiwa, ingatlah bahwa itu hanya sementara…Karena hanya Allah lah yang menentukan sesuatu hal di atas segala hal...
 
sumber: http://haxims.blogspot.com/2011/01/bekerjalah-dengan-sepenuh-hati.html

Renungan Hari Ibu 'Pengorbanan Tulus Yang Seringkali Kita Lupakan'

Thursday, December 23, 2010

"hari ibu, pengorbanan ibu"
Jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun, sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar rumah. Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah jompo, karena kehadirannya tidak diinginkan. Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut. Ayah dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum dilahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia diusir dari rumah orang tuanya.
"hari ibu"
Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemohan, karena telahelahirkan seorang bayi haram tanpa bapa. Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love – Kasih.
Siang ia harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari 4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan. Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada putrinya.
Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya. Untuk dirinya sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai dengan makanan.
"pengorbanan ibu"
Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. Cuaca di luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim dingin menjelang hari Natal. Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Natal untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya. Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun cuaca diluaran dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali. Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidak sakit ia tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.
Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan studinya diluar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda anak dari seorang konglomerat beken. Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua. Ia merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.
Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan di gereja saja. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya tidaklah diinginkan. Ia duduk di sudut kursi paling belakang di gereja, sambil mendoakan agar Tuhan selalu melindungi dan memberkati putrinya yang tercinta. Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak mendengar kabar dari putrinya, karena ia dilarang dan tidak boleh menghubungi putrinya. Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin, sebab ia tidak boleh menginjak rumah putrinya. Untuk ini ia berdoa tiap hari kepada Tuhan, agar ia bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi babu di rumah keluarga putrinya.
"hari ibu"
Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan diperbolehkan bekerja disana. Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan sebagai Oma dari cucunya melainkan hanya sebagai babu dari keluarga tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada Tuhan, bahwa ia permohonannya telah dikabulkan.
Di rumah putrinya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih dikasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri. Di samping itu sering sekali dibentak dan dimaki oleh putri dan anak darah dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil menangis di dlm kamarnya yang kecil di belakang dapur. Ia berdoa agar Tuhan mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak dilimpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja kepadanya, karena ia sangat menyayangi putrinya.
Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai babu tanpa ada orang yang mengetahui siapa dirinya dirumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan sisa hidupnya di rumah jompo.
Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh bertemu lagi dengan putri kesayangannya. Uang pension yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat ia membutuhkan bantuannya.
Pada tahun lampau beberapa hari sebelum hari Natal, ia jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat. Hanya satu keinginan yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, ialah untuk bisa bertemu dan boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai hadiah terakhir untuk putrinya.
Suhu diluaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan salujupun turun dengan lebatnya, jangankan manusia anjingpun pada saat ini tidak mau keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi Nenek tua ini tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali. Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Satu perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada dlm keadaan sakit.
"kasih ibu"
Setiba di rumah putrinya dlm keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk rumah putrinya dan ternyata purtinya sendiri yang membukakan pintu rumah gedong di mana putrinya tinggal. Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya ? Apakah rasa bahagia bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia ditegor: “Kamu sudah bekerja di rumah kami puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, ialah pintu di belakang rumah!”
“Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin memberikan hadiah Natal untukmu. Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya, bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!” kata wanita tua itu.
“Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!” ucapan putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.
Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belas kasihanpun tidak ada. Setelah beberapa saat kemudian bel rumah bunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam telepon di rumah putrinya “Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami pinjam teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di halte bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati kedinginan!”
"hari ibu"
Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja, tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya.
Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan ini 366 hari dlm setahun. Seorang Ibu mendoakan dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit dan ini sepanjang masa. Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari tertentu. Kenapa kita baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah kepada Ibu kita hanya pada waktu hari Ibu saja “Mother’s Day” sedangkan di hari-hari lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah, untuk menelpon saja kita tidak punya waktu.
Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau memberikan sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh lebih besar daripada bunga maupun hadiah. Renungkanlah: Kapan kita terakhir kali menelpon Ibu? Kapan kita terakhir mengundang Ibu? Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan kapan terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima kasih kepada Ibu kita? Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk Ibu kita?
Berikanlah kasih sayang selama Ibu kita masih hidup, percuma kita memberikan bunga maupun tangisan apabila Ibu telah berangkat, karena Ibu tidak akan bisa melihatnya lagi.
When Mother prayed, she found sweet rest,
When Mother prayed, her soul was blest;
Her heart and mind on God were stayed,
And God was there when Mother prayed!
Our thanks, O God, for mothers
Who show, by word and deed,
Commitment to Thy will and plan
And Thy commandments heed.
A thousand men may build a city,
but it takes a mother to make a home.
No man is poor who has had a godly mother!

Siapapun Kita semua yang ada di dunia sekarang. baik itu seorang pelajar atau pejabat, baik seorang jendral maupun kopral, baik seorang mahasiswa ataupun taruna, baik itu seorang penjahat ataupun pelacur, baik itu seorang koruptor atau pun director, baik seorang menteri ataupun seorang peragawati. Kita semua terlahir dari rahim ibu, ibu yang dengan tulus ikhlas mengandung merawat dan membesarkan kita hingga sekarang kita menjadi seperti ini. Coba saja kalo ibu kita tidak ikhlas mungkin kita sudah di aborsi. Ketika kecil kita sakit beliau merawat kita, ketika kita belum bisa berjalan, beliau menuntun kita, ketika kata belum terucap beliau membimbing kita. Siapapun ibu kita entah renta atau masih muda, entah masih bersama kita ataupun sudah tiada, mari kita ucapkan terima kasih pada beliau, mari kita kasihi beliau sebagaimana kita dulu beliau kasihi, Ya Tuhanku berikanlah tempat teramat istimewa bagi ibuku tersayang.

sumber

Foto Perjuangan Orang Yang Tidak Sempurna Secara Fisik

Thursday, November 25, 2010

Coba kamu perhatikan dengan seksama anggota tubuh mereka tidak ada yang sempurna, tapi walaupun begitu semangat mereka tidak pernah putus untuk meraih dan menjadi yang terbaik...lihat semangat mereka dibawah ini..

Sumber: http://muka-aneh.blogspot.com/2009/11/10-foto-perjuangan-orang-yang-tidak.html

Saat-Saat Menyentuh Dari Perang Vietnam

Thursday, November 18, 2010

perang memang menyayat hati, bagi siapapun yang terlibat didalamnya.. saat-saat yang luar biasa waktyu perang vietnam ane kompilasikan berikut ini gan, moga-moga bisa bermanfaat bagi agan-agan

tentara medic us membantu temannya yang tertembak:


mendengarkan detak jantung:


menangis dan putus asa,lukanya terlalu berat gan:


tentara vietnam utara tergelatak mati dengan foto keluarga di dekatnya:


seorang biksu buda membakar diri di saigon memprotes perang,tindakan ini ditiru banyak biksu:


ledakan di markas us ketika ada serangan besar di khe sanh:


jendral polisi nguyen ngoc loan mengeksekusi seorang gerilyawan langsung di tempat:


war is hell:


etkom robert L stirm ketika bertemu kembali dengan keluarga:


nama 58.148 tentara us yang tewas di vietnam gan:


foto seorang warga vietnam dengan tubuh anaknya yang sudah menjadi mayat meminta tolong tentara vietnam selatan:


petani yang ditikam karena dianggap berbohong oleh tentara vietnam selatan:


Sumber : http://aneh2010.blogspot.com/2010/11/saat-saat-menyentuh-saat-perang-vietnam.html