Powered by Blogger.
Showing posts with label Bahaya. Show all posts
Showing posts with label Bahaya. Show all posts

bahaya Makan Pakai Sumpit Bambu

Thursday, March 17, 2011

1. Dipotong dari pohon bambu


2. Diproduksi oleh industri rumah tangga (contoh gambar dari Vietnam Tengah)


3. Di "putihkan" dengan menggunakan sulfur dan hidrogen peroxida (tanpa disinfektan)



4. Proses pengeringan seadanya


5. Di kemas seadanya juga untuk di export ke luar negeri


6. Pengiriman ke luar negeri menggunakan kapal laut (terlalu mahal jika menggunakan pesawat)
Dibutuhkan waktu yang cukup lama, contohnya 1 bulan dari Vietnam ke Taiwan . Sementara itu, sumpit yang dikemas dengan seadanya akan sangat besar sekali kemungkinan untuk terkontaminasi oleh kotoran/sarang tikus dan kecoa.


7. Proses pengemasan (tanpa disinfektan)
Contoh kasus, untuk setiap penerimaan kargo sumpit di taiwan , akan langsung di distribusikan ke industri rumahan yang akan mengerjakan pengemasannya, dan tanpa proses disinfektan (sterilisasi) akan langsung dikirim ke restoran-restoran sebagai titik akhir distribusi.


8. Dan langsung masuk ke mulut Anda


9. Tahukah Anda, bahwa ada ribuan bahkan jutaan monyet yang menetap di dalam sumpit?


10. Sudah kelihatan belum monyet-monyet tersebut?


11. Inilah wajah monyet-monyet tersebut.
Semua sisa cairan (pemutih, sulfur, hidrogen peroxida, kotoran tikus, kotoran kecoa, telor kecoa, telor ulat dsb) akan terus menetap di lubang-lubang kecil tersebut sampai Anda menggunakannya.
Pernahkan Anda mendengar kasus keluarnya ulat dari sumpit saat digunakan di mangkok kuah yang panas ?


Sebuah percobaan yang dilakukan oleh pelajar sekolah dasar:
1. Rendamlah sumpit bambu ini ke dalam air selama 1 minggu, airnya akan menjadi BAU.
2. Kacang polong yang ditanam dengan air rendaman ini akan tumbuh lebih lambat, dan berhenti tumbuh ketika mencapai 5-6 cm dan kemudian mati.
3. Asap pembakaran dari sumpit ini akan bersifat asam.

Cara terbaik adalah bawalah sumpit Anda sendiri.

sumber: http://haxims.blogspot.com/2010/02/awas-bahayanya-makan-pake-sumpit-bambu.html

10 Tradisi Berbahaya di Era Modern

Monday, March 14, 2011

Tradisi (Bahasa Latin: traditio, "diteruskan") atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun (sering kali) lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah.
Dibeberapa bagian dunia banyak tradisi yg dapat merugikan fisik dan kadang bahkan kematian, berikut daftar tradisi berbahaya di era modern:

10. New Years Dive – Siberia, Russia
Di Rusia penyelam2 melakukan tradisi menyelam kedanau yg mencapai 5.390 kaki untuk membawa pohon tahun baru dan ditanamkan didalamnya, terdengar tidak terlalu berbahaya mungkin, tetapi danau yg disebut2 sebagai danau terdalam didunia ini berada dibawah lapisan es, dan untuk menuju kedanau tersebut harus memotong balokan es tsb. tradisi ini telah berlangsung dari tahun 1982 baca selengkapnya

9. Polar Bear Plunge - Maryland, USA
Tradisi musim dinging yg berlangsung dibanyak negara ini melibatkan banyak peserta untuk untuk melompat kedalam air dingin, di maryland tradisi dilakukan di Sandy Point State Park, Sebenernya sebelum melakukannya peserta harus menandatangani sebuah dokumen yg berisi "bahwa lompatan ini sangat berbahaya, dapat menyebabkan cedera serius, seperti kelumpuhan, hipotermia, dan bahkan kematian"


8. Firework Battle - Chios, Yunani
Tradisi aneh, yg terjadi di Yunani ini berawal dari kejenuhan mereka berdoa di gereja, dan pelampiasannya mereka pun membakar petasan, kembang api dgn sasaran tembaknya adalah gereja mereka dan tidak jarang mereka saling berperang petasan antar umat gereja satu dgn gereja lainnya

7. Baby Dropping Ritual - Solapur, India
Muslim di India barat tepatnya di Solapur berbaris untuk menjatuhkan bayi mereka dari sebuah menara dgn ketinggian 15 meter, ritual yg terjadi selama lebih dari 500 tahun ini dipercaya untuk mambuat anak2 tumbuh sehat dan kuat


6. Cooper's Hill Cheese-Rolling - Gloucester, Inggris
Festival yang diadakan setiap bulan Mei di Cooper’s Hill, Gloucestershire di Inggris. Festival ini melibatkan keju yang digelindingkan menuruni bukit yang sangat curam, ratusan orang yang mulai berjalan menuruni bukit (risiko nyawa dan anggota tubuh) untuk menangkap keju.

5. Onbashira - Tokyo, Jepang
Obashira jika diasrtikan kedalam bahasa Indonesia adalah "pilar-pilar yg terhormat". Tradisi yg terjadi sekali tiap 6 tahun ini adalah menaiki sebuah batang pohon yg telah ditebang untuk menuruni bukit, baca selengkapnya

4. Goat Tossing Festival - Spain
Spanyol memang memiliki banyak festival aneh seperti goat tossing festival ini. Setiap tahun pada Minggu keempat di bulan Januari, orang orang lokal dari kota kecil bernama Manganeses de la Polvorosa berkumpul untuk goat tossing festival kehormatan di St Vincent de Paul, santo pelindung mereka. Festival ini telah berlangsung begitu lama dan tidak ada seorangpun yang tahu kapan dimulai.festival ini melibatkan seorang anak muda yang menemukan kambing di desa, kambing diikat, dan kemudian naik ke bagian atas menara tempat lonceng bergantung Gereja lokal. Dia kemudian menjatuhkan kambing dari ketinggian lebih dari 50 kaki di mana kambing itu (mudah-mudahan) tertangkap oleh penduduk desa yang memegang lembar terpal. Aparat desa telah melarang namun masih terus berlanjut. Berbagai lembaga penyayang binatang mengeluhkan tentang hal ini, tetapi tetap aja dijalankan ritual ini

3. Yanshui Beehive Rockets Festival - Yanshui, Taiwan
Tradisi 15 hari setelah hari raya Imlek, biasanya diberbagai belahan dunia tidak terkecuali di Indonesia, adalah melepaskan kembang api ke arah langit, tapi tidak di Taiwan, mereka mengarahkan petasan tsb ke arah orang banyak

2. Running of te bulls - Pamplona, Spain
Terkenal didunia dan sangat berbahaya festival utk menghormati santo pelindung kota. Festival dimana masyarakat berlari bersama banteng



1. College Hazing - Bandung, Indonesia
Fakta diseluruh dunia menyimpulkan 49% mahasiswa baru akan mengalami perpeloncoan di Perguruan tinggi. Terlepas dari kenyataan bahwa perpeloncoan itu dilarang dan dibantah oleh salah satu perguruan tinggi di Bandung ini, banyak protes untuk membubarkan sekolah perguruan tsb, tetapi hampir setiap tahunnya selalu memakan korban. Kekerasan berupa pemukulan dan tendangan di bagaian dada dengan alasan pembinaan sudah menjadi tradisi berbahaya di perguruan tinggi ini.

sumber: kaskus.us

13 Resiko Fatal Penggunaan Ponsel Terus-menerus

Saturday, January 8, 2011

http://static.inilah.com/data/berita/foto/51549.jpg
Tidak bisa dipungkiri bahwa telepon seluler (ponsel) telah banyak menghadirkan berbagai kemudahan dalam hidup manusia. Meski banyak diperdebatkan, banyak kalangan khawatir akan dampak negatif dari radiasi yang ditimbulkan.
Penelitian terbesar yang pernah dilakukan tentang bahaya ponsel telah membantah adanya risiko kanker otak pada penggguna ponsel. Penelitian yang dilakukan sendiri oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) tersebut menunjukkan risikonya tidak terlalu besar untuk dikhawatirkan.

Namun penelitian terbaru di India kembali menegaskan adanya ancaman kanker terutama pada anak dan remaja. Sang peneliti, Prof Girish Kumar bahkan mengatakan bahaya radiasi juga terdapat di sekitar menara Base Transceiver Station (BTS).
"Satu BTS bisa memancarkan daya 50-100W. Negara yang punya banyak operator seluler seperti India bisa terpapar daya hingga 200-400W. Radiasinya tak bisa dianggap remeh, bisa sangat mematikan," ungkap Prof Kumar.

Dikutip dari DNAindia, berikut ini sejumlah dampak negatif yang bisa ditimbulkan akibat radiasi yang berlebihan dari ponsel dan menara BTS:

1. Risiko kanker otak pada anak-anak dan remaja meningkat 400 persen akibat penggunaan ponsel. Makin muda usia pengguna, makin besar dampak yang ditimbulkan oleh radiasi ponsel.
2. Bukan hanya pada anak dan remaja, pada orang dewasa radiasi ponsel juga berbahaya. Penggunaan ponsel 30 menit/hari selama 10 tahun dapat meningkatkan risiko kanker otak dan acoustic neuroma (sejenis tumor otak yang bisa menyebabkan tuli).
3. Radiasi ponsel juga berbahaya bagi kesuburan pria. Menurut penelitian, penggunaan ponsel yang berlebihan bisa menurunkan jumlah sperma hingga 30 persen.
4. Frekuensi radio pada ponsel bisa menyebabkan perubahan pada DNA manusia dan membentuk radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas merupakan karsinogen atau senyawa yang dapat memicu kanker.
5. Frekuensi radio pada ponsel juga mempengaruhi kinerja alat-alat penunjang kehidupan (live saving gadget) seperti alat pacu jantung. Akibatnya bisa meningkatkan risiko kematian mendadak.
6. Sebuah penelitian membuktikan produksi homon stres kortisol meningkat pada penggunaan ponsel dalam durasi yang panjang. Peningkatan kadar stres merupakan salah satu bentuk respons penolakan tubuh terhadap hal-hal yang membahayakan kesehatan.
7. Medan elektromagnet di sekitar menara BTS dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya tubuh lebih sering mengalami reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.
8. Penggunaan ponsel lebih dari 30 menit/hari selama 4 tahun bisa memicu hilang pendengaran (tuli). Radiasi ponsel yang terus menerus bisa memicu tinnitus (telinga berdenging) dan kerusakan sel rambut yang merupakan sensor audio pada organ pendengaran.
9. Akibat pemakaian ponsel yang berlebihan, frekuensi radio yang digunakan (900 MHz, 1800 MHz and 2450 MHz) dapat meningkatkan temperatur di lapisan mata sehingga memicu kerusakan kornea.
10. Emisi dan radiasi ponsel bisa menurunkan kekebalan tubuh karena mengurangi produksi melatonin. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan tulang dan persendian serta memicu rematik.
11. Risiko kanker di kelenjar air ludah meningkat akibat penggunaan ponsel secara berlebihan.
12. Medan magnetik di sekitar ponsel yang menyala bisa memicu kerusakan sistem syaraf yang berdampak pada gangguan tidur. Dalam jangka panjang kerusakan itu dapat mempercepat kepikunan.
13. Medan elektromagnetik di sekitar BTS juga berdampak pada lingkungan hidup. Burung dan lebah menjadi sering mengalami disorientasi atau kehilangan arah sehingga mudah stres karena tidak bisa menemukan arah pulang menuju ke sarang.
source: http://lombokijo.blogspot.com/2011/01/13-risiko-serius-dari-penggunaan-ponsel.html

Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook

Thursday, January 6, 2011

Facebook adalah salah satu jejaring sosial paling populer saat ini. Berpuluh juga orang di dunia menggunakannya, baik untuk ketemu dengan kawan lama sampai dengan mencari jodoh disana.
Namun jangan mudah percaya Anda dengan paras cantik dan sexy yang ada pada profile wanita-wanita di facebook.
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook
Hati-Hati dengan Wanita Berparas Cantik di Facebook

sumber : http://melorot.blogspot.com/2011/01/hati-hati-dengan-wanita-berparas-cantik.html

Dampak Buruk Radiasi Sinyal WiFi

Sunday, December 12, 2010

http://v4z4.files.wordpress.com/2010/05/wifi_zone.jpgVIVAnews -Penelitian terhadap dampak radiasi sinyal nirkabel pada manusia umumnya tidak menghasilkan kesimpulan yang kongkrit. Akan tetapi, dari penelitian terbaru yang dilakukan terhadap pohon, terungkap bahwa makhluk hidup yang satu ini lebih ringkih dibanding manusia.

Penelitian yang dilakukan oleh Wageningen University menemukan bahwa pepohonan yang tumbuh di kawasan yang memiliki aktivitas WiFi tinggi, khususnya di kawasan pemukiman penduduk, menderita gejala yang tidak sama dengan gejala yang disebabkan oleh bakteri atau virus.

Seperti dikutip dari PopSci, 23 November 2010, gejala-gejala yang muncul pada pohon termasuk di antaranya adalah pendarahan, celah di kulit, matinya bagian tertentu dari daun, serta pertumbuhan yang abnormal.

Untuk mengujicoba hipotesa apakah penyebab penyakit misterius tersebut diakibatkan oleh radiasi WiFi, peneliti menggunakan 20 pohon ash atau Fraxinus dan memberikan berbagai tingkat radiasi pada pohon-pohon tersebut selama 3 bulan.

Ternyata, pohon yang terekspos sinyal WiFi menunjukkan tanda-tanda penyakit akibat radiasi, termasuk warna seperti timah pada daun-daunnya, yang mengindikasikan bahwa daun tersebut akan segera mati.

Sebagai gambaran, di negara seperti Belanda, sekitar 70 persen pepohonan di kawasan pemukiman mengalami efek samping dari radiasi. Angkanya naik dari hanya 10 persen pada 5 tahun lalu. Ini merupakan hal yang lumrah mengingat penggunaan WiFi telah meroket pada beberapa tahun terakhir.

Saat ini, para ilmuwan akan melakukan sejumlah penelitian lain untuk mengetahui lebih lanjut seputar radiasi pada pertumbuhan tanaman. Dan sayangnya, belum ada solusi yang dapat diberikan bagi pepohonan akibat dampak buruk penggunaan WiFi tersebut. 
 
sumber:  VIVAnews.com

10 Perilaku Seksual Akibat Facebook & Twitter

Saturday, December 11, 2010

Kehadiran situs jejaring sosial seperti Facebook, Friendster atau Twitter sedikit banyak telah mengubah perilaku dan gaya hidup sebagian besar masyarakat.

Pengaruh luar biasa dari jejaring sosial dunia maya ini juga telah merasuk dalam kehidupan pribadi para penggunanya, termasuk perilaku berhubungan dengan orang lain.



Menurut hasil sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat, jejaring
Facebook - yang saat ini merupakan situs yang paling banyak diakses - telah mengubah banyak aspek perilaku, khususnya terkait dengan cara menjalin hubungan dengan pasangan.

Ada banyak temuan menarik dari hasil survei terhadap sekitar 3.000 pengguna ini. Sebanyak 1.377 pria dan 1.540 wanita menjadi target dalam penelitian ini. Berikut adalah beberapa temuan penting dari penelitian ini :


1. Tak jujur dalam status

24 persen facebookers tidak memasang status relationship mereka sejujurnya. Dengan begitu, mereka lebih menyukai 'opsi terbuka' pada kemungkinan selingkuh atau meneruskan flirting
dengan orang lain. Tercatat 27 persen pengguna tidak memasang status hubungan sama sekali, dan setengah dari mereka masih melajang.
2. Sarana Flirting70 persen pengguna mengaku memanfaatkan Facebook untuk merayu atau menggoda teman. Sebanyak 24 persen si penggoda ini mengunakan jejaring sosial untuk merayu orang lain ketimbang pasangannya sendiri.

3. Membakar
cemburu 59 persen mengaku sering cemburu karena pasangannya berhubungan dengan orang lain di Facebook. Hasil penelitian Amy Muise Ph.D dari University of Guelph, mengindikasikan, Facebook berkontribusi memicu kecemburuan, bahkan pada orang yang sebenarnya tidak punya kecenderungan atau sifat cemburuan.

4. Bencana posting wall

29 persen mengatakan bahwa kiriman pesan di dinding (wall) atau foto dapat menimbulkan masalah dengan pasangan. Sebanyak 42 persen mengatakan, mereka mendapat keluhan dari pasangannya, dan 11 persen dari yang disurvey menempatkan pasangan mereka pada profil terbatas sehingga tak dapat mengakses atau melihat semua aktivitas yang dilakukannya di Facebook (baik kiriman di wall, kementar atau foto).

5. Pilih teman yang menarik
55 persen facebooker mengirim friend request kepada seseorang yang mereka anggap menarik dan penting. Sebanyak 23 persen mengirim ajakan teman pada orang tak dikenal tetapi berpenampilan menarik.

6. Cari mantan kekasih

85 persen pengguna mencari dan menelusuri mantan kekasihnya melalui Facebook. Sekitar 17 persen dari mereka selalu mengecek halaman mantan kekasihnya, setidaknya sekali dalam seminggu.

7. Mengintai pacar atau eks pacar

59 persen facebooker selalu 'mengintai' profil pasangannya atau mantan kekasihnya, mencari petunjuk tentang hubungan mereka dengan orang lain. Apakah Anda juga termasuk pengintai?

8. Cinta lama bersemi kembali

32 persen wanita mencoba menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya di Facebook. Sekitar 16 persen dari wanita ini berstatus sedang menjalin hubungan dengan seseorang. Bagaimana dengan pria? Sekitar 36 persen pria mencoba menjalin kembali dengan mantannya melalui Facebook; 1 dari 5 pria ini mengaku sedang menjalin hubungan. Sementara itu sekitar 3 persen responden mengakhiri hubungannya dengan membatalkan status hubungan melalui Facebook.

9. Membobol akun pasangan

23 persen responden mengaku pernah membobol atau nge-hack akun pasangannya di Facebook * Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85% persen mengaku diberitahu password-nya, 16% menebak password-nya, dan 9% responden sengaja nge-hack akun Facebook pasangan.

10. Ajang selingkuh
Sebanyak 5 persen responden mengaku berselingkuh dengan orang lain. Bagaimana mereka berselingkuh lewat Facebook? Para responden memberikan sejumlah alasan;

- "Saya bosan dengan hubungan selama ini. Rayuan-rayuan di Facebook memutuskan saya untuk berselingkuh."


- "Saya pernah bertemu bahkan tidur dengan dua lelaki yang saya kenal di Facebook."


- "Ya, saya berselingkuh dengan seseorang yang saya temui di Facebook (teman selingkuh saya adalah
mutual friend dan satunya lagi teman dekat)."

- "Saya membuat rencana-rencana untuk bertemu melalui pesan di Facebook."


- "Ada seorang lelaki yang pernah saya kenal selama bertahun-tahun. Walau saya berkencan dengan orang lain ketika itu seperti halnya yang dia lakukan, kami masih sering kontak melalui Facebook— semisal merancang pertemuan, mengekspresikan perasaan satu sama lain dsb ."


- "Saya menggunakan pesan pribadi untuk merancang pertemuan dengan mantan."

sumber http://surabayacybercity.blogspot.com/2010/12/10-perilaku-seksual-akibat-facebook.html

kelakuan orang tua yang ngga patut di CONTOH

Saturday, November 27, 2010

Los mejores padres del mundo 16




wah wah ...

kecil kecil udah di ajarin yang kagak bener dahhh... !!!

jangan di tiru yah gan .. hheeee




Spoiler :


Los mejores padres del mundo 1





Los mejores padres del mundo 2


Los mejores padres del mundo 3


Los mejores padres del mundo 4


Los mejores padres del mundo 5


Los mejores padres del mundo 6


Los mejores padres del mundo 7


Los mejores padres del mundo 8


Los mejores padres del mundo 9


Los mejores padres del mundo 10


Los mejores padres del mundo 11


Los mejores padres del mundo 12


Los mejores padres del mundo 13


Los mejores padres del mundo 14


Los mejores padres del mundo 15





Los mejores padres del mundo 17


Los mejores padres del mundo 18


Los mejores padres del mundo 19


Los mejores padres del mundo 20


Los mejores padres del mundo 21


Los mejores padres del mundo 22


Los mejores padres del mundo 23


Los mejores padres del mundo 24


Los mejores padres del mundo 25


Los mejores padres del mundo 26


Los mejores padres del mundo 27sumber: http://unic77.blogspot.com/2010/11/gokil-gan-kelakuan-orang-tua-yang-ngga.html