Powered by Blogger.
Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Intip Kehidupan Anak - Anak Pejabat Negara RI

Monday, January 3, 2011

Halo serbaedan-holic...

Berikut ini adalah sepintas kehidupan anak-anak para Pejabat Negara RI.

Cekibrot >>>

Berdiri (kiri-kanan) : Aliya Rajasa, Bianca Maryulis, Vilichea Sadikin
Duduk (kiri-kanan) : Gracia Maryulis (mantannya Arya Bakrie), Azima Rajasa, Cicilia Jessica Sadikin

paling kanan Aliya Rajasa
tengah Bianca Maryulis
lokasi di Orchard Road

Didiet Prabowo anaknya Prabowo

Didiet Prabowo anaknya Prabowo

Didiet Prabowo anaknya Prabowo

Ardie Bakrie anaknya Aburizal Bakrie & Nia Ramadhani

Ardie Bakrie anaknya Aburizal Bakrie & Nia Ramadhani









Keluarga Zulkifli Hasan DPR RI dari PAN lagi liburan rutinan
tiap 6 bulan sekali ke luar negeri
kali ini lagi ke Amerika






Reni Sutiyoso Bersama Anak Pejabat Tinggi lainnya






kiri-kanan : Nadiem Makarim, Cindy Lopulisa, 
Thania Muljadi, Vashty Soegomo, Elga Naldy

Futri anaknya Zulkifli Hasan anggota DPR PAN 
lagi di Las Vegas





salam EDAN...!!! 

sumber: http://serbaedan.blogspot.com/2011/01/bonus-serba-edan-intip-kehidupan-anak.html

Daftar Dosa Nurdin Halid Lengkap Satu Juta Facebooker Tuntut Nurdin Halid Mundur

Friday, December 31, 2010

FOTO NURDIN HALID CIUM TANGAN SBY DITUNTUT MUNDUR FB FACEBOOKER - Satu juta Facebooker menuntut Nurdin Halid Mundur sebagai ketua Umum PSSI. Sampai Kamis pukul 9.30, sudah ada 56.624 yang bergabung menuntut Nurdin mundur.
 
Kekecewaan penggemar sepak bola tanah air memuncak, pada Rabu malam ketika Tim Nasional gagal memboyong Piala AFF. Setelah pertandingan final Leg I, Tim Garuda kalah 03, atas tim Malaysia, pertandingan leg II Indonesia hanya bisa menang 2-1. Hasil ini membuat Indonesia kalah agregat gol dari Malaysia 2 gol.

Sementara dalam akun facebook yang menjaring anggota untuk menuntut Nurdin Halid Mundur, diungkapkan beberapa item berita, antara lain:

- Ketua Umum PSSI yang seorang narapidana
 
- Menentang statuta FIFA pasal 33 yang berisi larangan untuk menjadi anggota organisasi sepak bola bagi orang yang pernah terjerat kasus kriminalitas.
 
- Menentang peringatan Presiden FIFA , Sepp Blatter, untuk segera mengganti Nurdin Halid.
 
- Bendahara PSSI terlibat kasus pembunuhan istrinya sendiri.
 
- Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, yang tidak tergantikan (dari jaman batu sampai komputer).
 
- Pengola PSSI daerah yang teguh membela Nurdin Halid demi mengincar uang korupsi.
 
- Praktis selama 7 tahun kepemimpinan Nurdin, tidak ada satu pun prestasi yang diukir oleh timnas.
 
- Pertama kali gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2011
sejak tahun 1996.
 
- Timnas U-21 dikalahkan oleh Laos (tim terlemah di Asia Tenggara).
 
- Indonesia dicoret dari bidding tuan rumah PD 2022 (wajar, berhubung minim lapangan bola dengan kualitas pas-pasan).
 
- Regenerasi timnas sangat lambat.
 
- Prestasi timnas terus merosot.
 
- Peringkat timnas yang merosot tajam (terendah di Asia Tenggara setelah Laos).
 
- 10 besar top skorer di ISL adalah pemain asing.
 
- Kerusuhan hampir di setiap pertandingan yang tidak terkendali.
 
- Fairplay yang sangat rendah.
 
- Mentah2 menolak berbagai kebijakan FIFA.
 
- Kualitas berbagai fasilitas sepak bola yang sangat rendah (lapangan bola dsb.)
 
- Pencarian bakat dan bibit muda yang sangat minim.
 
- Maraknya pengaturan skor.
 
- Mafia wasit yang merajarela.
 
- Maraknya korupsi di badan PSSI.
 
- Permintaan untuk ikut serta dalam cabang sepak bola di Youth Olympic Games, di Singapura, ditolak, karena dianggap gagal membina bibit usia dini

Tertarik? Ayo dukung gerakan Nurdin Halid mundur jadi ketua PSSI di Facebook di link ini

sumber http://besteasyseo.blogspot.com/2010/12/daftar-dosa-nurdin-halid-lengkap-satu.html

Inilah Alasan Kenapa Partai Demokrat Ngotot Mekanisme Pemilihan Gubernur Yogya Inilah Alasan Kenapa Partai Demokrat Ngotot Mekanisme Pemilihan Gubernur Yogya

Saturday, December 18, 2010


Partai Demokrat (PD) tetap ngotot bahwa gubernur DI Yogyakarta kedepannya harus melalui proses pemilihan. Partai ini mempunyai alasan kuat mengusung proses mekanisme pemilihan melalui DPRD untuk posisi Gubernur DI Yogyakarta ini.

Ternyata bukan hanya karena partai ini pendukung penuh Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), namun PD sendiri mendukung pemilihan karena keberadaan hasil survei Lingkar Survei Indonesia, Denny JA yang mengatakan bahwa 67 persen rakyat Yogyakarta menghendaki proses pemilihan.
“Hasil Survei LSI Denny JA, 67 persen masyarakat Yogya menghendaki pemilihan,” ujar Angelina Sondakh, Wakil Sekjen Partai Demokrat, Selasa (14/12) kemarin.
Anehnya, hasil survei LSI ini berbanding terbalik dengan survei yang dilakukan kompas yang dilakukan tahun 2008 hingga tahun 2010 ini, yang mengatakan bahwa masyarakat yang menghendaki penetapan nilainya mencapai 53,5 hingga 79,9 persen.
“Kita tetap menyerap aspirasi dan kita masih menhargai keistimewaan Yogyakarta dan kita juga masih menghormati Sultan. Namun negara kita negara hukum, apapun itu nanti akan diputuskan dan kita akan patuh pada Undang-undang,” jelasnya lagi.
Angelina menyatakan, Partai Demokrat berencana untuk kembali membuat jejak pendapat masyarakat Yogyakarta. “Kami mesti membuat survei lagi untuk melihat aspirasi masyarakat,” sergahnya.

sumber: http://kampungtki.com/baca/23203

Wiranto = Ancaman Bagi Amerika, Megawati = Cenderung Korupsi, SBY = ....

Saturday, December 11, 2010

JAKARTA Situs whistler blower WikiLeaks membeber dokumen laporan untuk Kongres AS mengenai sejumlah tokoh politik Indonesia yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wiranto, dan Megawati Soekarnoputri, khususnya terkait Pemilu 2004. SBY dijuluki sebagai “Jenderal Pemikir”, Wiranto dikesankan sebagai ancaman bagi AS, dan Megawati dinilai pemerintahannya cenderung korupsi.

Sebutan SBY “Jenderal Pemikir” itu termaktub dalam sebuah laporan Congressional Reseach Service (CRS) bertajuk Report RS21287 yang disusun oleh Bruce Vaughn, pejabat Foreign Affairs, Defense and Trade Division. Laporan sejatinya sangat singkat mengenai hasil pemilu yang dimenangkan oleh SBY.

Laporan itu judul lengkapnya “Analyst in Southeast and South Asian Affairs”. Di laporan itulah SBY ditulis sebagai the thinking general. Bukan hanya itu, Amerika juga menyimpulkan sukses pemilu Indonesia pada tahun 2004 mengukuhkan dominasi partai sekuler atau non-agama, seperti Partai Demokrat, Golkar, dan PDI-P yang merupakan tiga partai terbesar di Tanah Air.

CRS sendiri merupakan tangan riset kebijakan publik dari Kongres. Sebagai cabang legislatif, CRS bekerja secara eksklusif dan langsung bertanggung jawab kepada anggota Kongres dan komite-komite yang mereka bentuk dalam konteks rahasia atau confidential. Selain memuji SBY, dokumen ini juga mengungkapkan adanya ketakutan AS bila Wiranto menjadi pemenang Pemilu 2004. Amerika menilai hubungan kedua negara akan rumit karena Kongres menaruh perhatian besar pada isu pelanggaran HAM di Timor Timur.

Akbar Tandjung, mantan Ketua Umum Partai Golkar, saat dikonfirmasi terkait bocoran dokumen AS itu, tak mau menuding bahwa kekalahan Wiranto pada Pemilu 2004 lalu disebabkan oleh campur tangan Amerika. “Saya belum melihat adanya indikasi ke sana (campur tangan AS),” katanya saat dihubungi Jumat (3/12) kemarin.

Bila dari kacamata Amerika, kata Akbar, cukup beralasan memang mereka tidak suka dengan Wiranto. “Di mata Amerika Wiranto terkait dengan peristiwa HAM Timtim, Mei 98, itu sih cukup beralasan,” katanya.

Namun, sambung bekas ketua tim sukses pasangan Capres Wiranto-Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dalam Pemilu Presiden 2004 lalu itu, apakah SBY menang karena didukung Amerika, hal itu masih jadi tanda tanya. “Itu masih menjadi pertanyaan,” paparnya.

Soal dokumen WikiLeaks itu, Akbar justru tak menaruh amarah. Sebab informasi yang disimpan sewaktu-waktu pasti akan terbongkar juga “Ini pasti ketahuan, kasus Watergate toh terbongkar juga kan di Amerika,” katanya.

Saat dikonfirmasi terpisah soal itu, Sekretaris Fraksi Hanura DPR Syarifuddin Suding kemarin mengatakan, hal itu menunjukkan Wiranto seorang pemimpin yang tegas hingga AS pun takut jika Wiranto terpilih sebagai presiden. Suding menegaskan kekhawatiran AS tidak berkaitan dengan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan Wiranto di masa lalu. Kepanikan AS lebih kepada cara kepemimpinan ketua umum Partai Hanura tersebut.

“Saya kira tidak ada kaitan di situ. Saya rasa karena Pak Wiranto memiliki sikap, dan memimpin dengan tegas, tidak ingin diintervensi,” ujarnya. Suding menambahkan munculnya informasi tersebut di situs Wikileaks akan ditindaklanjuti. Fraksi Hanura akan menggelar rapat internal untuk menentukan langkah. “Apakah akan memanggil Menkominfo Tifatul Sembiring agar memblokir situs tersebut atau lainnya tergantung rapat,” imbuhnya.

Mega kalah pemilu

Sedang soal Megawati, AS sempat menyebutkan bahwa pemerintahan era Megawati cenderung korupsi. Dalam laporan khusus bertajuk Indonesia: Domestic Politics, Strategic Dynamics and American Interests, itu diceritakan mengapa Megawati kalah dalam Pemilu 2004. Megawati dianalisa kalah karena penurunan dukungan, dibandingkan dengan Pemilu tahun 1999, kurangnya pertumbuhan ekonomi, dan dilanda korupsi.

Selain itu laporan ini juga menyebutkan Menlu AS Hillary Clinton meminta data biometrik Perwakilan Tetap RI untuk PBB agar diambil. Hillary Clinton meminta perwakilan AS untuk memata-matai di Kantor PBB, New York, AS. Dokumen itu tertanggal Jumat, 31 Juli 2009 dengan kode referensi STATE 048489.

Salah satu perintah Hillary adalah meminta data biografi dan biometrik pada diplomat berbagai negara yang berada di PBB. Hal ini mulai dari Dewan Keamanan sampai wakil tetap untuk PBB.

Nah, Indonesia juga menjadi incaran Hillary Clinton. Di PBB, Indonesia adalah anggota tetap Group of 77 atau G-77. G-77 Adalah negara-negara non blok dan kekuatan dunia baru. “Informasi biografi dan biometrik dari anggota tetap G-77 khususnya China, Mesir, India, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Afrika Selatan, Sudan, Uganda, Senegal dan Syria,” demikian kawat diplomatik dari Hillary.

Hillary juga meminta dicari tahu bagaimana komunikasi perutusan tetap itu dengan pemerintah di negara asal mereka. Terkait Indonesia, WikiLeaks masih punya 3.059 kawat diplomatik dari Kedubes AS Jakarta dan 167 kawat diplomatik dari Konjen AS Surabaya. Dokumen ini pun rencananya akan dibocorkan mereka secara bertahap.

Laporan tertanggal 20 Juni 2007 yang kemudian diperbarui pada 17 Juni 2008 itu memang mendeskripsikan secara detail mengenai situasi politik Indonesia dalam Pemilu 2009. “Laporan ini bertujuan menyediakan konteks yang luas agar bisa memahami kompleksnya hubungan antar isu tersebut,” demikian penggalan laporan itu. Bila dibaca sekilas, kelihatan sekali bahwa laporan itu memang ditujukan untuk kepentingan Washington.

TNI mewaspadai

Di tempat terpisah Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menegaskan pihaknya akan mengantisipasi kebocoran data intelijen dan militer Indonesia. Namun hal itu belum dianggap oleh TNI sebagai ancaman serius. Pasalnya sejauh ini TNI belum mendapatkan konfirmasi mengenai kebocoran dokumen rahasianya.

“Belum ada secara resmi diumumkan kalau TNI membocorkan,” tutur Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, usai upacara penerimaan 1.301 anggota TNI yang baru saja kembali dari Lebanon untuk misi perdamaian di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat kemarin.

Dia menjelaskan saat ini TNI tengah mendalami apakah ada kebocoran yang terjadi. TNI juga tengah melakukan pencegahan-pencegahan terjadinya kebocoran dokumen rahasia TNI, yang dapat mengancam kedaulatan bangsa. “Jika memang ada kebocoran, bisa saja hal tersebut disebabkan oleh keteledoran anggotanya, maupun kesengajaan dari pihak-pihak tertentu yang ingin stabilitas negara terganggu,” imbuhnya.

Sebelumnya situs Wikileaks telah membocorkan rahasia intelijen dan militer dari berbagai negara. Wikileaks juga membocorkan kawat diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat, antara lain berisi penghinaan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton terhadap Presiden Argentina dan permintaan Raja Arab Saudi untuk menyerang Iran dan menyebut Presiden Iran sebagai ular berbisa.

Kalangan DPR menduga isi dokumen itu pasti menggegerkan jagad politik Tanah Air. Anggota Komisi I DPR Teguh Juwarno merujuk pada bocornya dokumen-dokumen rahasia di banyak negara yang dibocorkan WikiLeaks. “Meski saya belum tahu pasti, namun dokumen-dokumen itu patut dicermati. Pasti akan bikin geger politik Tanah Air,” kata Teguh.

Dia menebak-nebak salah satu isi dokumen WikiLeaks bisa jadi terkait sokongan politik pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap rezim politik di Indonesia. “Bisa jadi di dalamnya berisi soal dukungan politik Amerika dalam soal pemilihan pemerintah Indonesia. Memang kita tidak tahu pasti, tapi kalau merujuk bocornya informasi yang sudah dibuka itu terkait dengan pemimpin-pemimpin negara yang jadi mitra Amerika,” tandasnya.

Teguh menduga isi dokumen rahasia itu juga berisi pernyataan yang menyudutkan pemerintah Indonesia saat ini. “Ini kan rahasia kedutaan Amerika di Indonesia yang bocor terkait dengan pemerintah Indonesia dalam periode yang cukup panjang,” terangnya.
 
sumber: http://danish56.blogspot.com/2010/12/wiranto-ancaman-bagi-amerika-megawati.html

Kesaktian Gayus Tambunan Melibihi Ki Joko Bodo

Monday, November 22, 2010

Gayus Tambunan-Gayus bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan III-A dia bekerja dibagian penelaah keberatan pajak perorangan dan badan hukum di Kantor Pusat Direktorat Pajak, kesaktian Gayus Tambunan meskipun PNS golongan III-A tapi dia memiliki rekening tabungan 25 milyar, kekayaan sangat Fantastis bagi seorang PNS golongan III-A, mungkin kalau didaftarkan ke Guiness Book Record dia akan menjadi orang sakti karena dari pekrjaan itulah gayus punya kekayaan yang melebihi penghasilan walau dia bekerja selama 100 tahun.

Pekrjaan Gayus membuat dia "sakti". Saat namanya disebut oleh mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Susno Duadji orang pun geger. Sepak terjangnya diduga terkait makelar kasus. Susno menyebutkan Gayus memiliki Rp 25 miliar di rekeningnya, namun hanya Rp 395 juta yang dijadikan pidana dan disita negara. Sisanya Rp 24,6 miliar menguap entah ke mana.

Susno menuduh ada empat petinggi Polri yang terlibat pencairan itu. Mereka adalah Brigadir Jenderal EI dan RE serta sejumlah perwira di Mabes Polri terlibat manipulasi pengusutan pajak. Menurut dia, barang bukti senilai hampir Rp 24,6 miliar dicairkan tanpa prosedur yang wajar. Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri Brigadir Jenderal Raja Erizman membantah tudingan Susno. Menurut dia, pencairan itu sudah sah.

Uang Rp 24,6 miliar itu juga disebut-sebut mengalir ke pengusaha Andi Kosasih. Dia adalah pengusaha terkenal di Batam. Dia terkenal sebagai pengusaha garmen dan kabarnya juga punya pelabuhan. Kawan-kawannya mengenal dia dekat dengan pemerintah setempat.

Gayus, menurut jaksa yang mengadilinya, Cyrus Sinaga, bertemu dengan Andi Kosasih di pesawat. "Pada 2002 pernah satu pesawat dengan Gayus, kemudian berteman dan bersangkutan mengadakan perjanjian investasi pengelolaan ruko dalam wilayah DKI Jakarta," kata Andi.

Dalam kasus pajak ini Gayus dituntut kepolisian dengan tiga pasal, yakni pasal penggelapan, pencucian uang, dan korupsi. Nah, di sinilah "kesaktian" Gayus yang menurut Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum janggal. Dia persidangan dia hanya dituntut dengan pasal penggelapan. Hakim memvonisnya dengan hukuman 1 tahun percobaan. Belakangan dia dibebaskan.

Satuan Tugas mencium tiga kejanggalan pengadilan Gayus. Pertama, soal ancaman hukuman, yang ternyata jauh lebih ringan dari ketentuan undang-undang. Dalam undang-undang disebutkan, pelaku tindak pidana pencucian uang mestinya dihukum paling sedikit 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara dengan denda Rp 100 juta atau maksimal denda Rp 15 miliar. Majelis hakim hanya menghukum satu tahun percobaan. Artinya, Gayus bebas. Hebat bukan?

Keanehan lainnya, biasanya di Pengadilan Negeri Tangerang setiap Jumat tidak digelar persidangan pidana atau perdata, yang ada hanya sidang tilang. Vonis Gayus dijatuhkan pada hari Jumat.

Keanehan ketiga, jaksa hanya menuntut Gayus dengan pasal penggelapan. Menurut Satuan Tugas, terdakwa diduga melakukan pencucian uang dan korupsi.

"Kesaktian" Gayus juga terlihat dalam soal tabungan Rp 25 miliar. Jamaknya, gaji Pegawai Negeri Sipil golongan IIIA di Direktorat Pajak dengan masa jabatan 0 sampai 10 tahun adalah antara Rp 1.655.800 sampai Rp 1.869.300 per bulan. Kalaupun ada tambahan maka itu berupa tunjangan lain.

Sejak kasus ini merebak, Gayus langsung dicopot. Dia kini hanya menjadi pegawai pajak biasa. Menteri Kuangan Sri Mulyani berjanji akan mengusut kasus Gayus. "Jika bersalah pasti akan ditindak," katanya. Susno Duadji sendiri hakkul yakin ada praktek makelar kasus dalam dalam kasus pajak Gayus Tambunan.

Betapa menyedihkan negeri ini, banyak sekali kasus yang membeni karena keserahakan, korupsi, nepotisme, serta penegak hukum yang mempunyai moral bejad, kacau sekali om !
 
sumber: http://griya-informasi.blogspot.com/2010/03/kesaktian-gayus-tambunan-melibihi-ki.html

Wajah Politikus Indonesia Jika Tanpa Kumis

Thursday, November 18, 2010











sumber: http://wisbenbae.blogspot.com/2010/11/beginilah-wajah-politikus-kita-jika.html

Inilah Hasil Kunjungan DPR Ke Jerman Dan Inggris

Wednesday, November 10, 2010

Headline
Panitia Khusus Otoritas Jasa Keuangan (Pansus OJK) yang berkunjung ke Inggris, Jerman, Korea Selatan, dan Jepang, menemukan banyak informasi baru mengenai otoritas jasa keuangan di negara-negara tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Pansus OJK dari Komisi XI DPR (bidang keuangan dan perbankan) Achsanul Qosasih kepada wartawan, Jakarta, Senin (8/11). Menurut Achsanul saat Pansus OJK mengunjungi BAFIN, BundesBank, FSA, Bank Of England, serta Federal Finance & HM treasury di Jerman dan Inggris, banyak informasi yang diperoleh secara data baik dalam proses pembentukan maupun teknis implementasinya.

"Ternyata sangat berbeda dengan info yang selama ini kami miliki," kata Achsanul.

Menurut dia BAFIN (OJK-nya Jerman) dan BundesBank ternyata sama-sama memiliki Banking Supervision (Pengawasan Bank). BAFIN, tidak sepenuhnya menjadi pengawas tunggal lembaga keuangan. Untuk hal ini, kata politisi Fraksi Demokrat itu, teknis dan skema pemisahan, pansus sudah memiliki datanya. BAFIN, melakukan koordinasi secara periodik dan saling menghargai tugas masing- masing.

Sedangkan kegagalan FSA (OJK Inggris) kata dia lebih pada unsur politik. Karena FSA merupakan janji politik Partai Buruh, sehingga saat Partai Konservatif menang FSA diabaikan.

Namun ternyata setelah Pansus kunjungi FSA, ternyata peran FSA masih besar yang difokuskan pada market conduct dan akan berubah menjadi CPMA (Consumer Protection Market Authorithy) dan UU tersebut akan diubah pada tahun 2013. Selain itu ada juga Financial Ombudsman sebagai salah satu pilar CPMA.

"Dari hasil kunjungan tersebut, rasanya banyak sekali tugas Pansus OJK, kami harus berfikir keras bagaimana menyempurnakan UU OJK," kata dia.

Achsanul mengatakan, dari sisi waktu Indonesia memang sudah harus segera memiliki UU OJK. Nantinya UU ini menjadi pilar dalam pembentukan UU Jaring Pengaman Sistem Keuangan.

Dia juga mengatakan bahwa sistem keuangan Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan Inggris dan Jerman. Industri keuangan berkembang tapi regulasi masih belum sempurna.

"Sore ini tugas kami selesai, besok (Selasa 8/11) pulang ke Jakarta," kata dia.


Sumber : http://nasional.inilah.com/read/detail/955622/inilah-hasil-kunjungan-dpr-ke-jerman-dan-inggris

Arti Kata Politik Menurut Anak SD

Monday, November 8, 2010

Seorang murid sekolah dasar mendapat pekerjaan rumah dari gurunya untuk menjelaskan arti kata POLITIK. Karena belum memahaminya, ia kemudian bertanya pada ayahnya.

Sang Ayah yang menginginkan si anak dapat berpikir secara kreatif kemudian memberikan penjelasan, "Baiklah nak, ayah akan mencoba menjelaskan denga perumpamaan, misalkan Ayahmu adalah orang yang bekerja untuk menghidupi keluarga, jadi kita sebut ayah adalah investor

Ibumu adalah pengatur keuangan, jadi kita menyebutnya pemerintah. Kami disini memperhatikan kebutuhan-kebutuhanmu, jadi kita menyebut engkau rakyat. Pembantu, kita masukkan dia ke dalam kelas pekerja, dan adikmu yang masih balita, kita menyebutnya masa depan. Sekarang pikirkan hal itu dan lihat apakah penjelasan ayah ini bisa kau pahami?"

Si anak kemudian pergi ke tempat tidur sambil memikirkan apa yang dikatakan ayahnya. Pada tengah malam, anak itu terbangun karena mendengar adik bayinya menangis. Ia melihat adik bayinya mengompol. Lalu ia menuju kamar tidur orang tuanya dan mendapatkan ibunya sedang tidur nyenyak.


Karena tidak ingin membangunkan ibunya, maka ia pergi ke kamar pembantu. Karena pintu terkunci, maka ia kemudian mengintip melalui lubang kunci dan melihat ayahnya berada di tempat tidur bersama pembantunya.


Akhirnya ia menyerah dan kembali ke tempat tidur, sambil berkata dalam hati bahwa ia sudah mengerti arti POLITIK.


Pagi harinya, sebelum berangkat ke sekolah ia mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya dan menulis pada buku tugasnya: 

'Politik adalah hal dimana para Investor meniduri kelas Pekerja, sedangkan Pemerintah tertidur lelap, Rakyat diabaikan dan Masa Depan berada dalam kondisi yang menyedihkan." 

source: http://www.bikinsegar.co.cc/2010/11/arti-kata-politik-bagi-seorang-anak-sd.html

Anggota DPR Dari Yunani Rekreasi Ke Turki

Sunday, November 7, 2010


Dolmabahce merupakan istana terakhir Kesultanan Turki Usmani dan letaknya langsung berhadapan dengan Selat Bosporus.

Rombongan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat, yang pada 23 Oktober lalu berangkat studi banding ke Yunani, ternyata juga mampir ke Turki. Di Turki, mereka sempat rekreasi, antara lain ke Dolmabahce Palace
di Istanbul.

Chairuman Harahap, anggota Badan Kehormatan (BK) DPR dari Fraksi Partai Golkar, membenarkan, rombongannya sempat mampir ke Turki. ”Kami menggunakan maskapai Turkish Airlines. Dengan demikian, saat perjalanan pulang, dari Yunani transit dahulu di Turki dan kemudian baru terbang ke Jakarta,” tutur Chairuman saat dihubungi Kompas, Rabu (3/11/2010).

Chairuman mengaku tidak ingat tanggal keberangkatan dari Yunani ke Turki dan kemudian berangkat dari Turki ke Jakarta. Dia hanya menuturkan menginap satu malam di Turki dan tiba di Jakarta pada Sabtu, 30 Oktober.

”Pesawat yang membawa kami dari Yunani, sudah malam saat mendarat di Turki. Untuk meneruskan perjalanan ke Jakarta, kami harus menginap karena baru pada malam hari berikutnya pesawat berangkat ke Jakarta,” ujar Chairuman.

Penelusuran Kompas di situs web Turkish Airlines, ada tiga penerbangan dari Yunani ke Turki. Penerbangan itu, antara lain, berangkat pukul 07.45 dan tiba pukul 09.00 serta berangkat pukul 10.30 dan tiba pukul 11.45. Penerbangan paling malam dari Yunani ke Turki berangkat pukul 19.30 dan tiba pukul 20.45.

Penerbangan dari Turki ke Jakarta berangkat pukul 23.30 dan tiba di Jakarta pada pukul 17.50 hari berikutnya. Penerbangan dari Turki ke Jakarta dilayani setiap hari Senin, Selasa, Kamis, Jumat, dan Minggu. Jika rombongan BK DPR tiba di Jakarta pada Sabtu (30/10/2010) malam, berarti mereka berangkat dari Turki pada Jumat (29/10/2010).

Jika rombongan BK DPR menginap satu malam di Turki, berarti mereka mendarat di Turki dari Yunani pada Kamis (28/10/2010), paling lambat sekitar pukul 20.45. Jika malam itu ingin melanjutkan penerbangan ke Jakarta, sebenarnya masih dimungkinkan karena pesawat baru terbang pukul 23.30 atau hampir tiga jam kemudian.

Chairuman tidak menjelaskan secara detail aktivitas rombongan BK DPR selama di Turki. Namun, Kompas mendapatkan foto, mereka antara lain sedang rekreasi di Dolmabahce Palace. Dolmabahce merupakan istana terakhir Kesultanan Turki Usmani dan letaknya langsung berhadapan dengan Selat Bosporus.

Selain Chairuman Harahap, anggota BK yang pergi ke Yunani adalah Nudirman Munir dari Fraksi Partai Golkar yang merupakan ketua rombongan, Salim Mengga dan Darizal Basir (Fraksi Partai Demokrat), Anshory Siregar (Fraksi PKS), Abdul Rozak Rais (Fraksi PAN), Usman Djafar (Fraksi PPP), dan Ali Maschan Moesa (Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa).

Ketua BK DPR, Gayus Lumbuun, berjanji akan menindak tegas anggotanya jika terbukti melanggar kode etik saat berkunjung ke luar negeri baru-baru ini. ”Saya menunggu pengaduan. Setelah itu, kami meminta agar fraksi menarik sementara anggota yang diduga melanggar,” ujar Gayus.

”DPR keterlaluan. Dengan tetap melanjutkan kunjungan kerja ke luar negeri, mereka sudah tidak lagi peduli kepada rakyat yang menderita akibat bencana,” kata Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia, Sebastian Salang.

Sumber : http://nasional.kompas.com/read/2010/11/04/08291826/Dari.Yunani.Rekreasi.ke.Turki-14

10 Alasan Mengapa Anggota DPR Tidur Saat Sidang

Friday, November 5, 2010

Anggota DPR banyak yang tertangkap kamera tidur saat sidang. Apa alasan mereka tidur? Ini dia 10 alasan kocaknya. Mudah-mudahan alasan di bawah ini tidak benar, jadi kita mengharapkan anggota DPR tidak tidur saat sidang.
1. Anggota DPR selalu menghargai nasehat orangtua. Kata orang tua tidur siang itu penting dan sehat, supaya terhindar dari penyakit berbahaya dan awet muda.
2. Tidur tidak tidur, mereka dibayar. Jadi, lebih baik tidur
3. Pasti akan gantuk mendengar pembicaraan berbelit, tidak berisi, penuh daya khayal, munafik, berliku, kaku, tak ada tujuan pasti arahnya,
4. Kalau ingin menjatuhkan musuh besarnya seperti seperti Sri Mulyani anggota DPR pasti bersemangat dan pantang menyerah. Dijamin 7 hari 7 malam melek terus karena demi memperjuangkan kepentingan dirinya dan partainya,
5. Tidak semua anggota DPR tidur. Mereka hanya tidur bila bicara soal rakyat. Tapi bila sudah bicara tentang duit, gaji, tunjangan, posisi jabatan, proyek, matanya melek smua hingga dinihari.
6. Mereka tidak tidur. Mereka sedang merenung dan bermimpi bagaimana agar rakyatnya dan dirinya tambah kaya, setidaknya balik modal, k
7. Karena yang dibahas dalam sidang tidarena gajinya banyak disetor ke kas partai, bayar cicilan vila dan mobil mewah, dan konstituen! Pada saat yang sama gerak mereka tak bebas lagi setelah ada KPK.ak menyangkut kepentingan diri sendiri dan partainya. Seandainya menyangkut individu dan partai, pasti diskusi dan interupsi tak pernah putus.
8. Ruang sidang sangat nyaman tempatnya dingin harum dan kursinya nyaman sekali. Makanya kalo sudah duduk lupa berdiri.
9. Mereka memikirkan nasib bangsa ini tanpa henti. Jadi kalo pas sidang mereka tidur kelelahan, biar masyarakat bisa melihat betapa “capek” mengurus bangsa ini.
10. DPR selalu menjujung tinggi hukum dan undang-undang dalam setiap mengemukakan pendapat. Dalam aturan tata tertib persidangan, hanya dilarang mengganggu jalannya sidang. Sehingga, tidur saat sidang tidak melanggar aturan dan undang-undang.

sumber: http://www.blogotainmen.com/10-alasan-mengapa-anggota-dpr-tidur-saat-sidang/

Gaji Anggota Dewan Dipotong 100 Persen

Wednesday, November 3, 2010

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTEBDexkzB2blY1gpEBKv3qEgE-PIPUA7Tr1Rtu3ydu8mOx23kCTXnpEO2QqWZrqYh1e9hrjIYqkbd0BvEAiD0gzuy1QbdBo0P_1WW9sStQCjJfzQIfKJWEGGJhgwg8rwjMeN7E5yb4TfT/s1600/gunung-merapi.jpg

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Jawa Tengah kembali menggalang bantuan dana untuk korban letusan gunung Merapi. Kali ini, penggalangan dana dilakukan dengan memotong 100 persen gaji 7 anggota FPP DPRD Jawa Tengah periode 2009-2014.

“Kami menginstruksikan kepada seluruh anggota FPPP DPRD Jateng sebanyak tujuh orang, untuk menyerahkan seluruh gaji bulan November 2010 guna membantu masyarakat yang menjadi korban letusan gunung Merapi. Meski jumlahnya tidak seberapa yakni 7 X Rp 5 juta, tetapi ini bentuk kepedulian kami selaku wakil rakyat. Kami berharap nantinya akan ada lagi fraksi yang mengikuti kebijakan FPP,” ungkap Ketua FPP DPRD Jateng Masruhan Syamsurie kepada wartawan di Semarang, Senin (1/11).

Penggalangan dana bantuan dari gaji anggota FPP, lanjutnya, merupakan penggalangan yang kedua. Sebelumnya DPW PPP Jateng juga sudah melakukan penggalangan dana dari pengambilan kas partai untuk membantu korban Merapi yang diberikan melalui DPC PPP Magelang

Sumber : http://www.wandinews.com/2010/11/gaji-anggota-dewan-dipotong-100-persen.html

Waks, Baju Transparan Ibu Anggota Parlemen

Tuesday, October 26, 2010


PetaPolitik.Com – Anggota Parlemen Seputeh Malaysia Teresa Kok dikritik karena mengenakan pakaian yang tembus pandang saat ke gedung dewan, Kamis, pekan ini.Demikian dilansir The Star, Malaysia, Sabtu (22/10).
Saat itu, sang anggota dewan hadir di sebuah rapat penting. Meski mengenakan blus lengan panjang namun tipis dan transparan. Ia dikritik oleh Datuk Dr Marcus Mojigoh, anggota dewan lain karena dianggap mencolok mata dan tak pantas.
“Itu adalah pakaian lengan panjang dan tidak semua transparan. Saya tidak melihat sesuatu yang salah dengan blus itu. Dan saya akan terus mengenakannya,” jelas Kok, yang sempat diserang 10 tahun lalu gara-gara kasus yang sama.
“Saya kira ia (Dr Marcus) hanya mencari perhatian di televisi selama 30 menit pertama saat siarang langsung,” katanya. saat itu, Marcus berdiri dan berbicara ke juru bicara parlemen, Tan Sri Pandikar Amin Mulia, dan mengatakan pakaiannya terlalu terbuka.
Meski demikian, Pandikar Amin mengatakan ia tidak terpengaruh oleh pakaian yang dikenakan Kok.[TriN/PP]

sumber: http://petapolitik.com/news/waks-baju-transparan-ibu-anggota-parlemen/

Breaking News: Rombongan anggota DPR tewas dalam kecelakaan

Saturday, October 23, 2010

Rombongan anggota DPR tewas dalam kecelakaan lalu-lintas, saat bus yang mereka tumpangi masuk ke jurang. Ini bukan kejadian di Yunani, tapi di negeri kita sendiri. Mereka sebenarnya berencana melakukan kunjungan kerja ke desa terpencil, namun apa daya suratan Tuhan berkata lain.
Seorang petani tua yang melihat kejadian itu langsung mengerahkan warga untuk mengkuburkan semua politisi tersebut.
Seminggu kemudian, seorang polisi datang untuk mencari tahu dan bertanya kepada petani tersebut; "Apakah tidak ada satupun korban yang hidup?"
Petani tersebut menjawab, "Sebenarnya ada beberapa korban yang ngaku masih hidup, tapi bapak kan tahu sendiri kalau politisi itu omongannya sulit dipercaya.......ya tetap kami kuburkan semuanya........"
Polisi: "Haah?"
 
sumber: http://terselubung.blogspot.com/2010/10/joke-malam_23.html