Powered by Blogger.
Showing posts with label Sains. Show all posts
Showing posts with label Sains. Show all posts

Cara Menangkal Santet Dengan Hukum Fisika

Thursday, March 17, 2011

Santet, teluh, sihir atau apapun namanya adalah energi negatif yang mampu merusak kehidupan seseorang : berupa terkena penyakit, kehancuran rumah tangga hingga sampai dengan kematian.
santet

Berbagai penyelidikan pun telah banyak dilakukan ilmuwan terhadap fenomena santet dan sejenisnya. Tentu metode penelitian para ilmuwan agak berbeda dengan agamawan. Jika para agamawan memakai rujukan dalil2 kitab suci (ayat kitabiyah), maka para ilmuwan menggunakan ayat kauniyah (alam semesta) untuk menyelidiki santet ini. Penyelidikan menggunakan ayat kauniyah tentunya harus memiliki metode yang s ifa tnya ilmiah, mulai dari mencari kasus2 santet, tipe2 santet, gejala, akibat dlsb. Lalu kemudian dilakukan berbagai eksperimen untuk penyembuhannya. Salah satu kesimpulan/pendapat yang mengemuka adalah santet itu sebenarnya adalah energi. Kenapa dalam kasus santet bisa masuk paku, kalajengking, penggorengan dll bisa dijelaskan melalui proses materialisasi energi.
haxims.blogspot.com

Nah, santet dan mahluk halus itu ternyata energi yang bermuatan (-). Bumipun ternyata memiliki muatan (-). Dalam hukum C Coulomb dikatakan bahwa muatan yang senama akan saling tolak menolak dan muatan yang tidak senama justru akan tarik menarik. Rumusnya :

F = K * ((Q1*Q2)/R^2)
F = gaya tarik menarik
K = Konstanta
Q1, Q2 = muatan
R = jarak

Nah karena demit alias mahluk halus dan bumi itu sama-sama bermuatan (-) makannya para demit itu tidaklah menyentuh bumi. Orang tua jaman dulu juga sering mengingatkan jika bicara dgn orang yg tidak dikenal pd malam hari maka lihatlah apakah kakinya menapak ke bumi atau tidak. Jika tidak maka ia berarti golongan mahluk halus.

Begitu juga dengan santet yang ternyata bermuatan (-) maka secara fisika bisa ditanggulangi atau ditangkal dengan hukum C Coulomb ini. Saya tidak membahas metode melawan santet dengan zikir karena sudah banyak dibahas tapi saya menawarkan alternatif lainnya yg bisa bersifat “standalone” (utk non muslim) maupun digabungkan dgn zikir (utk muslim).

Beberapa Metodenya :

Cara 1
Tidurlah dilantai yang langsung menyentuh bumi. Boleh gunakan alas tidur asal tidak lebih dari 15 Cm. Dengan tidur dilantai maka santet kesulitan masuk karena terhalang muatan (-) dari bumi.

Cara 2
Membuat alat elektronik yang mampu memancarkan gelombang bermuatan (-). Mahluk halus, jin, santet dll akan menjauh jika terkena getaran alat ini. Tapi Kelemahan alat ini tidak mampu mendeteksi mahluk baik dan jahat. Jadi, alat ini akan “menghajar” mahluk apa saja. Jika ada jin baik dan jin jahat maka keduanya akan “diusir” juga.

Cara 3
Melakukan gerakan senam khusus dimana tapak kaki harus menyentuh bumi. Gerakan senam ini hanya punya satu gerakan inti saja jadi mudah sekali dilakukan oleh anak2 hingga orang tua. Selain utk penyembuhan berbagai penyakit medis yg sulit sembuh, senam ini cukup banyak menyelesaikan kasus santet juga. Ini murni senam, tanpa mantra atau pernafasan khusus.

Cara 4
Menanam pohon atau tanaman yang memiliki muatan (-). Bagi yang peka spiritual, aura tanaman ini adalah terasa “dingin”. Pohon yang memiliki muatan (-) diantaranya : dadap, pacar air, kelor, bambu kuning dll. Tanaman sejenis ini paling tidak disukai mahluk halus. Biasanya tanaman bermuatan (-) ini tidaklah mencengkram terlalu kuat di tanah (bumi) dibandingkan dengan tanaman bermuatan (+)

Lain halnya dengan pohon yang memiliki muatan (+) seperti pohon asem, beringin, belimbing, kemuning, alas randu dll maka phohon sejenis ini tentu akan menarik mahluk halus dan seringkali dijadikan tempat tinggal. Hal ini dikarenakan ada gaya tarik menarik antara pohon (+) dan mahluk halus (-) sesuai hukum C Coulomb.

sumber: http://haxims.blogspot.com/2010/02/cara-menangkal-santet-dengan-hukum.html

Bagaimanakah Proses Terjadinya Anak Kembar?

Wednesday, March 16, 2011

Kembar Monozygotik (Identik)

Kembar identik yang disebut juga sebagai kembar Monozygotik, yaitu kembar yang berasal dari satu telur. Mempunyai gen yang sama, jenis kelamin yang sama, dan muka yang serupa.


Proses terjadinya kembar identik yaitu karena pada masa pembuahan sebuah sel telur matang di buahi oleh sebuah sperma yang membantuk zygote, kemudian zygote ini akan membelah.

Jika pembelahan zygote ini terjadi saat awal pembuahan (1-3 hari setelah pembuahan) maka setiap embrio biasanya akan memiliki kantong ketuban yang berbeda, dan satu plasenta.

Tetapi bila pembelahan terjadi setelah 14 hari maka kemungkinan kembar akan terjadi join / menempel bersama pada bagian dari tubuhnya atau pembelahan yang tidak sempurna yang disebut sebagai kembar siam lebih tinggi.

Jadi kembar siam terjadi pada kembar monozygot. Dengan pemeriksaan USG (utrasonografi) dokter akan dapat menilai keadaan dari janin, jenis kelamin, kelainan maupun posisi dll.



Kembar Dizygotik

Kembar fraternal yang disebut juga sebagai kembar dizygotik, yaitu kembar yang berasal dari dua telur. Mereka biasanya tidak terlalu mirip atau seperti kakak adik saja.


Tidak selalu memiliki jenis kelamin yang sama dimana : 1/2 bagian dari kembar fraternal adalah anak laki - anak perempuan; 1/4 bagian adalah anak laki - anak laki dan ; 1/4 bagian lagi anak perempuan - anak perempuan.

Proses terjadinya kembar fraternal yaitu karena pada masa pembuahan terdapat dua buah sel telur matang yang masing- masing di buahi oleh sperma yang berbeda.

Karena berasal dari dua telur dan sperma yang berbeda maka masing- masing mempunyai kantung ketuban dan plasenta sendiri. Jadi kembar fraternal, adalah terjadinya 2 proses pembuahan dalam satu kehamilan.

Kira-kira 2/3 bagian dari bayi kembar adalah kembar fraternal. Biasanya dokter akan dapat menyatakan kembar identik atau fraternal setelah proses kelahiran dengan menilai dari plasentanya.

Sumber :
infoibu.com

8 Mutasi Aneh Yang Menyerang Manusia

Mutasi adalah perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA), baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom. Individu yang memperlihatkan perubahan sifat (fenotipe) akibat mutasi disebut mutan.


1. Cyclopia


Cacat kelahiran yang satu ini menyebabkan kedua mata menjadi tidak berpisah satu sama lain... melainkan bersatu. Kemungkinan terjadinya cyclopia ini yaitu satu dari 250 bayi... Mukanya menjadi tak beraturan atau hidung menjadi tidak berfungsi semestinya dan bisa jadi hidungnya terdapat di atas mata maupun di bagian belakang kepala... tapi kebanyakan pengidap kelainan ini akan mati saat masih di kandungan... telah ditemukan dua kasus dimana bayi lahir dengan satu mata.. hal ini bisa terjadi karena disebabkan oleh gangguan genetik ataupun adanya racun yang secara tidak sengaja dikonsumsi oleh ibunya...


bayi cyclopia
2. Manusia Pohon


Pria tersebut memiliki tangan dan kaki layaknya cabang pohon... sudah 20 tahun dia terserang penyakit itu... dia mempunyai banyak sekali kutil di sekujur tubuhnya... berat dari kutil tersebut berkisar 6 kg... Diperkirakan, penyakit ini disebabkan oleh virus HPV... ada dua jenis virus HPV tsb, yang pertama menyebabkan kanker pada tulang tengkuk (cervical) dan yang kedua menyebabkan kutil... Kutil pada pria tsb mulai nampak setelah dia terkena luka goresan di kulitanya sewaktu remaja... kemudian kutil tsb makin banyak bermunculan di sekujur tubuhnya... Kulitnya juga telah terinfeksi dan banyak bakteri dan binatang-bintatang kecil yang hidup di kulitnya...


3. Mermaid Syndrome


Mermaid Syndrome yaitu bayi yang ketika lahir kedua kakinya bergabung dan menjadi satu.. seolah-olah seperti ekor putri duyung... kemungkinan terjadinya adalah satu dibanding 100.000 kelahiran... setelah satu ataupun dua hari bayi yang terkena kelainan tsb biasanya akan meninggal dikarenakan adanya komplikasi di kandung kemih dan ginjalnya...


4. Werewolf Syndrome


Kelainan ini dimana terjadinya mutasi genetik pada rambutnya dan rambutnya akan terus tumbuh banyak... kelainan genetik ini bisa dilihat saat kelahiran, ketika bayi yang lahir penuh dengan rambut... kelainan ini menyebabkan penderitanya nampak seperti manusia serigala...

5. Gigantism


Gigantism adalah kelainan genetik dimana seseorang tumbuh sangat tinggi melebihi batas normal rata-rata tinggi manusia... ada dua macam gigantism.. yang pertama pituitary gigantism, dimana menyebabkan seseorang tumbuh sangat tinggi... dan yang kedua yaitu cerebral gigantism, dimana otak akan tumbuh dengan jumlah yang berlebih, sehingga penderitanya mengalami penghambatan mental

6. Dwarfism


Dwarfism (cebol) yaitu kelainan genetik dimana seseorang yang hanya memiliki tinggi 4 sampai 10 inchi... tak ada pengobatan untuk kasus yang satu ini, karena telah terjadi kekacauan dalam susunan genetiknya... menurut kebanyakan orang, orang yang menderita dwarfism memiliki kekurangan intelegensia, padahal itu sama sekali tidak benar... jadi jangan suka memandang miring terhadap orang dengan kelainan dwarfism

7. Elephantiasis


mutasi yang satu ini akan menyebabkan kulit dan jaringan di bawahnya membengkak dan menjadi tebal... biasanya menyerang kaki, scrotum (tempat biji penis), dan payudara.... penyakit ini biasanya disebabkan oleh parasit yang dilepaskan ke aliran darah oleh gigitan nyamuk... penyakit ini bisa terjadi karena kurangnya imunitas di dalam tubuh... kasus ini banyak ditemukan di Afrika... dan rata-rata akan sembuh setelah 11 tahun



8. Arnold Syndrome


Sindrom ini menyebabkan seseorang kehilangan tulang selangka dan bisa menular secara genetik... seseorang dengan kelainan ini bisa membuat bahu yang satu menyentuh bahu lainnya

sumber: kaskus.us

Inilah Rahasia Trik Navigasi Menakjubkan Penyu

Thursday, March 10, 2011

Ilmuwan berhasil memecahkan misteri kemampuan navigasi penyu yang menjangkau ribuan mil menuju pantai untuk menetas. Bagaimana cara penyu mengetahui arah tujuan?
 
Loggerhead turtles (penyu tempayan) berkembang biak di tepi Laut Tengah, Afrika Barat, Brasil dan sepanjang pantai tenggara Amerika Serikat.
Dalam waktu 24 jam setelah menetas, penyu itu kembali ke laut untuk memulai perjalanan menakjubkan searah jarum jam di sekitar Samudera Atlantik berjarak ribuan mil. Hebatnya, penyu betina akan kembali ke pantai untuk melihat kelahiran bayi penyu.
“Bagian paling sulit adalah melakukan navigasi terbuka di laut dalam menentukan posisi bujur atau timur ke laut,” kata ilmuwan Nathan Putman dari University of North Carolina.
Ilmuwan sebelumnya telah mengetahui makhluk ini menggunakan perubahan medan magnet bumi untuk memberi tahu mereka sisi utara ke selatan sehingga mengarahkan diri sepanjang garis lintang. Namun ilmuwan belum tahu bagaimana penyu memahami sisi bujur dari timur ke barat.
Kini ilmuwan tidak bisa lagi meremehkan kemampuan penyu. Hewan ini ternyata menggunakan medan magnet bumi untuk menciptakan sistem pemetaan mental yang mencakup empat poin utama dalam kompas yaitu utara, timur, selatan dan barat.
Para peneliti percaya penyu menciptakan pemetaan magnetic di pemikiran mereka dengan mengkombinasi informasi tentang sudut medan magnet dan intensitas magnetik.
“Meskipun banyak binatang yang mampu mendeteksi kemiringan atau intensitas magnetic saat penentuan bujur, namun penyu tempayan mampu menganalisis kedua parameter magnetik yaitu bujur dan lintang,” kata Putman lagi dalam jurnal Current Biology.

Sumber : http://m.inilah.com/read/detail/1273212/inilah-rahasia-trik-navigasi-menakjubkan-penyu/

Mungkinkah Kita Bisa Menghasilkan Keturunan di Luar Angkasa?

Thursday, February 24, 2011

Jika suatu saat nanti manusia harus meninggalkan bumi karena sudah tidak layak untuk dihuni, kita tetap perlu menghasilkan keturunan. Bahkan saat kita sedang dalam perjalanan menuju tempat tinggal yang baru itu.

Akan tetapi, sejauh mana peluang untuk mendapatkan keturunan saat manusia telah meninggalkan planet bumi ini?

http://www.xcor.com/press-releases/2008/images/lynx_suborbital_ascent.jpg
Lynx, konsep pesawat yang mengangkut manusia ke luar angkasa.

Dari penelitian yang dilakukan sejumlah ahli, tampaknya hal tersebut sulit terjadi. Pasalnya, ruang angkasa sendiri sebenarnya merupakan sebuah sistem kontrasepsi yang sangat besar.

Hasil penelitian khusus, seputar seks di ruang angkasa menyimpulkan bahwa radiasi kosmik akan membombardir tubuh manusia dengan kuantitas yang besar selama perjalanan di luar angkasa. Selain itu, tinggal di Mars, misalnya, dalam waktu yang lama akan menurunkan jumlah sel sperma.

Janin yang sudah terbentuk tidak akan berkembang secara sempurna di lingkungan ruang angkasa. Meski saat ini ruang di pesawat angkut telah dilengkapi dengan pelindung radiasi yang lebih baik, tetap saja itu tidak cukup untuk melindungi zigot untuk berkembang.

Jika bayi berhasil keluar dari kandungan, peluang bayi itu mengalami cacat yang diakibatkan oleh radiasi sangat besar.

Dan masalah tidak hanya sampai di situ. Dari penelitian terhadap hewan yang dikirim ke luar angkasa, imbas radiasi bisa membunuh sel telur pada janin.

Bayi akan terlahir dalam kondisi mandul. Artinya, itu akan mempersulit umat manusia berkembang di planet baru itu nantinya.

Menurut Richard Jennings, pakar medis ruang angkasa asal University of Texas, astronot memang terbukti tetap mampu membuahi pasangannya setelah ia kembali ke Bumi.

Akan tetapi, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap astronot yang menunaikan misi di luar angkasa dalam periode waktu lebih lama.

Dari sisi teknis, masih ada tantangan bagi manusia yang ingin menunaikan tugasnya di luar angkasa. Kostum ruang angkasa saat ini cukup berat dan tidak menyediakan banyak kemudahan untuk 'berhubungan intim'. Dan sayangnya, manusia tetap perlu menggunakan pakaian khusus.

Alasannya, dalam kondisi tanpa gravitasi, keringat atau cairan lain yang keluar dari tubuh berpotensi dapat merusak perangkat elektronik pesawat. Apalagi ditambah dengan kenyataan bahwa manusia lebih berkeringat saat di luar angkasa.


Namun demikian, tetap saja ada hambatan lain yang telah disiapkan ruang angkasa. Mekanisme tubuh manusia tidak memungkinkan itu terjadi.

Jika manusia ingin mendiami planet lain, antariksawan harus melakukan perubahan besar-besaran pada pesawat ruang angkasa agar penjelajah di masa depan bisa bertahan lebih lama di luar angkasa dan mampu menunaikan tugas alaminya.

Sumber :
teknologi.vivanews.com

Kebodohan Profesor yang Menganggap Agama Sebuah Mitos Terjawab Sudah

Tuesday, February 22, 2011

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini.

"Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".

"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi.

"Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab,
"Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan."

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.

Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?"

"Tentu saja," jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"

"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Apakah kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab,
"Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas."


Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?"

Profesor itu menjawab, "Tentu saja gelap itu ada."

Mahasiswa itu menjawab,
"Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak."

"Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna."

"Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"

Dengan bimbang professor itu menjawab,
"Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab,

"Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan."

"Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya."

Profesor itu terdiam.

Dan mahasiswa itu adalah,

 http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/a/a0/Einstein_patentoffice.jpg/459px-Einstein_patentoffice.jpg
Albert Einstein.
Sumber :
situslakalaka.blogspot.com

Tanaman yang Bisa Mendeteksi Bom Dengan Berubah Warna [ VIDEO ]

Saturday, February 19, 2011


Ilmuwan Amerika mengembangkan tanaman yang bisa mendeteksi bom. Caranya, mereka "mengajari" protein tanaman untuk mengubah warna saat ada unsur kimia tertentu. Penerapan hasil penelitian bukanlah hal yang susah, misalnya, tanaman itu bisa digunakan melingkari gerbang keamanan. Saat teroris mendekat dengan bahan peledak, seluruh tanaman berubah warna menjadi putih.

Daily Mail melaporkan, tanaman itu bekerja karena reseptor protein dalam DNA tanaman secara alami merespon rangsangan ancaman dengan melepaskan unsur kimia bernama terpenoid untuk menebalkan kulit ari daun, akibatnya daun mengubah warna. Penelitian ini dikerjakan oleh profesor biologis University of Colorado, June Medford bersama markas besar angkatan bersenjata Amerika Serikat, Pentagon. "Tanaman tidak bisa berlari atau bersembunyi dari ancaman, sehingga mereka mengembangkan sistem mutakhir untuk mendeteksi dan merespon lingkungan mereka," kata profesor Medford.

Para peneliti merancang program komputer untuk memanipulasi mekanisme pertahanan alami tanaman dengan "mengajari" reseptornya menanggapi unsur kimia bahan peledak serta polutan udara dan polutan air. Reseptor komputer yang didesain ulang tersebut dimodifikasi supaya berfungsi dalam dinding sel tanaman sehingga mereka bisa mengenali polutan-polutan atau bahan peledak dalam udara atau tanah di dekatnya. Tanaman itu mendeteksi senyawa dan mengaktifkan sinyal internal yang menyebabkan hilangnya warna hijau dan mengubahnya menjadi dedaunan putih.

Kemampuan mendeteksi dari tanaman ini serupa bahkan lebih baik daripada anjing. Sifat deteksi itu bisa digunakan untuk tanaman apapun dan bisa mendeteksi beberapa polutan sekaligus. Profesor Medford dan timnya belum lama ini menerima hibah tiga tahun senilai 7.9 juta dolar dari U.S. Defense Threat Reduction Agency untuk membawa penemuan mereka ke "dunia nyata." Penelitian itu muncul dalam jurnal PLOS ONE.




sumber: 

Coca Cola Mengandung Alkohol?

Wednesday, February 16, 2011

INILAH.COM, Jakarta - Minuman paling populer di dunia, Coca Cola, kabarnya mengandung alkohol. Padahal selama ini peredaran Coca Cola meluas dengan label halal.
http://static.inilah.com/data/berita/foto/1240922.jpg

Situs thisamericanlife.org mengungkap resep rahasia minuman soda paling terkenal di dunia tersebut. Selama ini, minuman yang diciptakan apoteker John Pemberton pada 1886 ini selalu menjadi misteri.

Resep asli Coca-cola tersebut selama ini disimpan di ruang besi di Atlanta, Georgia, dengan penjagaan 24 jam.

Situs itu mengklaim menemukan resep yang difoto dari sebuah koran yang menyebutkan resep Coca-cola. Resep itu lengkap bahan dan takaran untuk membuat minuman Coca-cola.

Foto resep itu berasal dari artikel di koran Atlanta Journal-Constitution edisi 8 Februari 1979. Dalam foto itu ada seseorang yang memegang buku dengan resep yang diklaim resep serupa dengan milik Pemberton.

Nah, dalam resep itu disebutkan bahwa Coca Cola mengandung 8 ons alkohol.
Berikut resep Coca Cola itu:
1. Ekstrak cair coca 3 dram (unit)
2. Asam Sitrat 3 ons
3. Kafein 1 ons
4. Gula 30 # (tidak jelas maksud #)
5. Air 2,5 galon
6. Juice jeruk limau 2,25 liter
7. Vanilla 1 ons
8. Karamel 1,5 ons atau lebih untuk warnanya.
9. 7X Penyedap Rasa (2 ons penyedap rasa dan 5 tetes sirup)
10. Alkohol 8 ons
11. Minyak jeruk 20 tetes
12. Minyak Lemon 30 tetes
13. Minyak Nutmeg 10 tetes
14. Minyak ketumbar 5 tetes
15. Minyak Neroli 10 tetes
16. Minyak Cinnamon 10 tetes [mor]

sumber:

Ternyata Toples Bening Picu Rasa Lapar

Tuesday, February 15, 2011

Riset membuktikan, kita jadi lebih mudah lapar saat melihat makanan favorit ataupun yang terlihat menggiurkan.

http://kcdn5.stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/02/11/1228124620X310.jpg
Oleh karena itu, menyimpan cemilan di wadah transparan yang berukuran besar tentulah kurang bijak bila kita sedang ingin menurunkan berat badan. Tak diragukan lagi, kita makin mudah terdorong untuk mengambil makanan itu.

Dr. Tjandraningrum, spesialis gizi dari RS Sumber Waras, mengungkapkan 2 faktor utama yang merangsang nafsu makan kita. Pertama adalah cara penyajiannya, sedangkan yang kedua adalah aroma yang keluar.

Kedua rangsangan itu akan diterima oleh indera penglihatan dan penciuman, yang kemudian disampaikan ke pusat lapar di otak. Selanjutnya, rangsangan diteruskan ke saluran cerna (lambung), membuat kita merasa lapar.

Jika Anda ingin berhasil menahan keinginan ngemil, simpanlah cemilan favorit di dalam wadah tertutup yang dindingnya tidak transparan.

Wadah transparan yang besar lebih baik digunakan untuk menyimpan makanan sehat, seperti buah-buahan segar.

Bila tak bisa disimpan  di dalam wadah, taruhlah makanan sehat di tempat yang mudah terlihat. Ini akan membuat kita terbiasa sehingga terdorong untuk mengonsumsinya kapan saja.

sumber

Peneliti : Jangan Sepelekan Kecerdasan Domba

Penelitian terbaru ternyata mengungkapkan hal yang selama ini di luar perkiraan orang. Domba ternyata tidak sebodoh yang dikira selama ini.

http://www.primaironline.com/images_content/2010414Domba.jpg
Dr Laura Avanzo dan Dr Jeniffer Morton dari University of Cambridge mengatakan bahwa domba atau biri-biri ternyata cukup cerdas dan dapat membuat sebuah keputusan yang mandiri.

"Domba hidup dalam sebuah kumpulan dan mereka kadang terlihat bodoh. Namun, saat Anda menemuinya sebagai sebuah individu, mereka bisa berlaku dengan cara yang berbeda," kata Dr Morton.

Dr Avanzo dan Dr Morton mengatakan, hal ini mirip dengan manusia di mana mereka bisa bersikap berbeda ketika mereka berada dalam sebuah kawanan dan dalam keadaan sendiri.

Temuan ini sendiri terjadi secara kebetulan, di saat peneliti hendak melakukan riset tentang Penyakit Huntington, yakni penyakit bawaan yang menyebabkan seseorang menjadi demensia atau pikun.

Dalam penelitian mereka, tujuh biri-biri betina jenis Ovis aries disertakan dalam serangkaian ujicoba. Mereka dihadapkan pada sepasang tempat makan berwarna berbeda, salah satunya diisi dengan makanan.

Kemudian mereka dihadapkan sepasang tempat makan yang dengan pola warna berbeda. Namun, ternyata berhasil belajar untuk belajar pola yang baru.

Menurut peneliti, biasanya hanya manusia dan primata-primata lain yang bisa merespon perubahan ini dengan mudah. Kebanyakan binatang besar berjuang keras untuk bisa melakukan hal itu. Sebab ini melibatkan bagian otak bernama prefrontal cortex.

Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa domba ternyata bisa lulus dalam sebuah psikotes yang biasanya gagal dilalui oleh monyet.

Domba juga memiliki ingatan yang sangat tajam. Ia mengingat teman-temannya selama dua tahun terakhir. Mereka bisa mengingat dengan baik wajah domba lain, maupun wajah manusia, bahkan mampu mengenalinya melalui gambar di foto.

Oleh karenanya, kini para peneliti tak lagi meremehkan kecerdasan seekor domba.

Sumber

Inilah Racun dan Pestisida Yang Diduga Penyebab Penyakit Parkinson

Monday, February 14, 2011


Orang yang terpapar dua varitas spesifik pestisida memiliki peluang 2,5 kali lebih besar untuk menderita penyakit parkinson. Hal itu diungkapkan sejumlah peneliti Amerika Serikat.

Pestisida, parakuat dan rotenone, terlarang untuk penggunaan di rumah dan taman. Penelitian sebelumnya pada hewan telah mengaitkan parakuat dengan penyakit parkinson, sehingga penggunaannya dibatasi hanya untuk pengguna bersertifikat. Rotenone hanya diperbolehkan untuk digunakan sebagai pembunuh spesies ikan ganas.

"Rotenone langsung menghambat fungsi mitokondria, jaringan yang bertanggung jawab untuk menghasilkan energi dalam sel," kata rekan peneliti Freya Kamel, peneliti di Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan.

"Parakuat meningkatkan produksi turunan oksigen tertentu yang dapat membahayakan struktur sel. Orang yang menggunakan pestisida jenis ini atau yang lain dengan efek yang memiliki peluang lebih besar untuk menderita penyakit parkinson."

Penelitian ini meneliti 110 orang dengan penyakit parkinson dan 358 orang yang menjabat sebagai kelompok kontrol dari Gerakan Pertanian dan Evaluasi (FAME).

FAME adalah bagian dari penelitian kesehatan pertanian yang lebih besar, yang mengamati kesehatan sekitar 90.000 pengguna pestisida berlisensi dan pasangan mereka. Penelitian ini muncul dalam perspektif jurnal Kesehatan Lingkungan.

Sebelumnya para ilmuwan menemukan bukti baru bahwa zat racun yang diproduksi oleh otak menjadi pemicu kerusakan sel penyebab terjadinya penyakit Parkinson.

Para peneliti di Saint Louis University menemukan bahwa racun otak yang disebut DOPAL membunuh dopamine neurons dan memicu terjadinya penyakit tersebut.

Parkinson adalah penyakit berkurangnya kemampuan untuk menggerakkan otot secara benar. Penyakit ini menyerang dua persen orang berusia 65 tahun ke atas dan 4-5 persen orang berusia 85 tahun ke atas.

Pergerakan otot yang tak terkendali itu akibat hilangnya dopamine neurons. Ciri-ciri seseorang terkena penyakit Parkinson adalah ketika sedang diam ada sebagian otot yang terus bergetar.

Dopamine, zat kimia yang mengkoordinasikan fungsi neurons untuk mengkontrol pergerakan otot tubuh, diproduksi oleh sel urat syaraf di substantia nigra.

Ketika 80 persen dari sel tersebut mati atau rusak, gejala penyakit parkinson mulai muncul, termasuk tubuh yang bergetar, pergerakan yang melamban, kaku, dan kesulitan untuk menjaga keseimbangan tubuh.

“Dalam kasus penyakit parkinson, kita tahu bahwa matinya sel dopamine menjadi penyebab timbulnya gejala tersebut. Tapi tak ada yang mengetahui mengapa sel-sel itu bisa mati,” kata W. Michael Panneton, ketua tim peneliti.

Jika dilihat dari sisi sel, tak banyak yang mengetahui penyebabnya. Para dokter tahu bahwa pasien parkinson kehilangan dopamine neurons pada sebagian otaknya di dalam substantia nigra.

Stadium lanjutan kehilangan lebih banyak dopamine di dalam otak disebut striatum. Dan jumlah keseluruhan protein yang hilang disebut alpha-synuclein.

Untuk sebgaian orang, protein tersebut saling berhimpitan. Para peneliti menemukan bahwa DOPAL yang menyebabkan protein alpha-synuclein di otak hilang.

Akibatnya jumlah DOPAL semakin banyak yang menyebabkan matinya dopamine sel, yang selanjutnya akan menyebabkan orang mengalami Parkinson
 

Ilmuwan Cambridge Berhasil Memecahkan Misteri Lompatan Kutu Loncat

Saturday, February 12, 2011

Para ilmuwan dari Cambridge University belum lama ini berhasil memecahkan misteri seputar bagaimana kutu loncat mampu melompat dengan cepat dan jarak yang begitu jauh.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjvWUqSuB3ZrJ9YAP1GisxprWM6ODCL_GuRwjGQS6zGeqsNGtdxHcMkGDt9CevCoGGqv1x9z1qo1xg_WEmm4zCITUpHl9Y55VuWwOF0IqMogV-FmjlXJ5pqISjbLyYqlkvAd3BTFdJfBwq-/s1600/104984_kutu-loncat_300_225.jpg
Sebelumnya para peneliti telah mengetahui bahwa kutu loncat memiliki kemampuan untuk melompat sejauh 200 kali dari panjang tubuhnya sendiri. Namun, selama ini belum diketahui bagaimana kutu dapat mentransfer energi untuk melompat.

Melalui sebuah penelitian yang melibatkan perekaman video berkecepatan tinggi, ilmuwan menyimpulkan bahwa rahasia lompatan kutu loncat terletak pada kaki belakang mereka yang dapat berfungsi sebagai pengungkit.

Seperti dikutip dari situs BBC, selama ini terdapat dua pendapat mengenai kemampuan kutu ini melompat.

Pandapat pertama mengatakan bahwa kutu bisa melompat ke atas dengan mengandalkan lutut mereka.

Sementara pendapat lain mengatakan bahwa sebuah bagian tubuh yang melalui beberapa sendi di kaki belakang kutu, bisa berfungsi seperti per yang dapat membuat kutu melenting jauh.

Pada penelitian terbarunya, Dr Gregory Sutton dan Profesor Malcolm Burrows dari University of Cambridge, menyimpulkan bahwa kutu loncat memiliki semacam tulang besar di bagian kaki.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2IDSNX8JubG4VFAya4P4FOuYDulqE5D0xW_06u5YH3JF_CzPt6C9tIYMQuCZ6Dac2Ad9GXJ1F3NsUmwQADMKIaB3eV4HaUVJep-22fz8L9IUh01BidWJAKREmJXXifsEBT7fuXmyS-p1j/s1600/_51177425_flea-leg_compound.jpg
Struktur tulang ini membantu kutu untuk mendapatkan traksi (gaya tarikan) yang setiap saat bisa dilepas. Saat dilepas, kaki belakang kutu yang sedang dalam kondisi 'meringkuk' akan menghentak tanah sehingga terdorong ke atas seperti sebuah per yang dilepas.

"Bila Anda memperhatikan aksi dan pergerakan yang dilakukan binatang, banyak yang memiliki sistem yang lebih baik dari pada sistem mesin modern," kata Dr Sutton kepada situs BBC.

Dari penelitian mereka, terungkap pula bahwa kutu loncat tidak mau melompat ketika gelap. Selain itu, ia selalu melompat ke arah yang sama.

Sayangnya, hingga kini para peneliti belum mampu mengungkap bagaimana cara kutu loncat untuk bisa mengunci 'per' di kaki mereka, sesaat sebelum mereka melompat.

"Ini memang menunjukkan bahwa masih sangat sedikit hal yang kita ketahui tentang kemampuan dari serangga yang paling sering kita jumpai," kata Sutton.

Sumber :
bukucatatan-part1.blogspot.com

Jangan Palingkan Muka Agar Tak Sakit Saat Disuntik

Secara naluriah, kebanyakan orang akan memalingkan muka untuk mengurangi rasa takut saat disuntik.

Padahal menurut penelitian, pasien justru harus memusatkan pandangannya pada bagian yang akan disuntik agar lebih sedikit merasakan sakit.

http://rol.republika.co.id/images/news/2008/11/20081124115001.jpg
Rasa sakit saat disuntik akan berkurang justru ketika pasien melihat dengan seksama bagian yang akan disuntik, bukan malah memalingkan muka.

Bahkan jika bagian itu diperjelas dengan menggunakan kaca pembesar, maka suntikan makin tidak terasa sakit.

Temuan ini terungkap dalam penelitian Prof Patrick Haggard dari University College London baru-baru ini. Dalam penelitian untuk melihat hubungan antara sensor nyeri dengan indra penglihatan tersebut, Prof Haggard dan rekan-rekannya melibatkan 18 relawan.

Ketika diminta mengamati bagian tubuh yang diberi rangsang nyeri berupa pemanas, para relawan mengalami peningkatan toleransi terhadap rasa nyeri.

Dengan melihat bagian yang dipanasi, relawan bisa menahan rasa nyeri hingga selisih 3 derajat celcius dibandingkan saat memalingkan muka.

Para peneliti juga melakukan eksperimen yang sama dengan menggunakan kaca pembesar yang ukurannya berbeda-beda.

Ternyata makin detail gambar yang bisa dihasilkan kaca pembesar (tentunya sambil diamati), makin sedikit nyeri yang dirasakan oleh para relawan.

"Biasanya orang menganjurkan pada anak-anaknya yang mau disuntik, jangan melihat jarumnya agar tidak sakit. Ternyata justru dengan terus mengamati jarum ketika menembus kulit lengan, rasanya menjadi tidak terlalu sakit," ungkap Prof Haggard seperti dikutip Telegraph.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa mata yang merupakan indra penglihatan dapat mempengaruhi persepsi otak tentang rasa sakit.

Rencananya temuan ini akan dipakai untuk mengembangkan metode baru untuk mengatasi nyeri, yakni dengan memperbaiki kemampuan melihat.

Sumber :
health.detik.com

Blenny Fish, Spesies Ikan Baru yang ditemukan Ilmuwan AS

Friday, February 11, 2011

Para peneliti AS memeriksa tiga spesies ikan yang disebut 'blenny' dan mengatakan bahwa mereka menemukan apa yang mereka cari di 10 spesies yang berbeda.

Para ilmuwan dari Smithsonian Institute mengatakan bahwa ikan blenny yang hidup di gugusan karang di Samudera Atlantik dan laut Pasifik ini, sangat sedikit diketahui informasinya. Demikian seperti yang dikutip dari UPI.com.


Para ilmuwan mengatakan bahwa klasifikasi dari tiga spesies ikan blenny yang sebelumnya berlawanan dengan studi DNA ikan tersebut, mulai dari larva sampai dewasa, akhirnya berhasil menguak tujuh spesies yang belum diklasifikasi.

"Analisis DNA telah menawarkan sains sebuah sumber untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan lama," ujar Carole Baldwin, seorang zoologist di Smithsonian National Museum of Natural History.

"Penemuan ini adalah contoh yang sempurna mengenai bagaimana pemetaan DNA menjelaskan spesies yang kita lewatkan sebelumnya, seperti ikan blenny Starksia," tambah Baldwin.

"Kami tidak mengerti di mana kita berdiri dalam periode waktu untuk memahami keanekaragaman spesies. Hasil kerja kami ini menunjukkan kalau penelitian sebelumnya belumlah lengkap," tutup Baldwin.

Sumber :
techno.okezone.com

Viking Bernavigasi Menggunakan Kristal

Tak hanya peramal yang memanfaatkan bola kristal untuk mengetahui masa depan. Para pelaut Viking juga menggunakan material itu untuk membantu mereka mengarungi laut berkabut.

Sebuah riset menemukan bahwa Viking memakai kristal untuk menganalisis cahaya dari langit, mirip trik lebah madu ketika terbang mencari makan di hari berawan.

Para ilmuwan kini berencana mengadakan eksperimen untuk melihat apakah mereka dapat mereplikasi praktek tersebut. Orang Viking mendominasi Atlantik Utara dari 900 hingga 1.200 didukung keahliannya bernavigasi melintasi laut terbuka.

Ketika matahari bersinar, orang Viking dapat bernavigasi dengan bantuan sundial, melacak lintasan matahari di langit dari timur ke barat, sehingga mereka dapat mengetahui arah utara.

Tapi bagaimana cara Viking melakukan navigasi ketika matahari tertutup kabut atau awan selama berhari-hari di sepanjang rute pelayaran mereka?

Pada 1967, Thorkild Ramskou, ahli arkeologi Denmark, menyatakan bahwa jawabannya adalah penggunaan kristal misterius, sunstone, dalam hikayat Viking.

http://i.livescience.com/images/070302_viking_nav_02.jpg
Untuk mengetahui cara kerja sunstone, para ilmuwan mengasumsikan bahwa sunstone adalah kristal yang digunakan sebagai filter polarisasi, menghalangi semua cahaya, kecuali yang dipolarisasi dalam arah tertentu.

Meski belum jelas sunstone itu tersusun dari material apa, para ilmuwan menduga batu itu ada kemungkinan tersusun dari cordierite, tourmaline atau kalsit, yang umum ditemukan di Skandinavia.

Para pelaut Viking cukup melihat menembus batu itu ketika langit mendung. Cahaya yang menembus langit berawan kerap terpolarisasi.

Jika sudut kristal pas dengan polarisasi cahaya itu, langit akan tampak lebih terang, tapi akan lebih gelap jika tidak sesuai dengan sudutnya.

https://spiritoftherock.sslpowered.com/ArtClayCanada.com/prodimages/Gems/Ebay%20gems/Sunstone_7x5_4.00_1.05c.jpg
Ahli biofisika Gabor Horvath dari Eotvos University di Hungaria dan timnya mengukur pola polarisasi cahaya pada langit cerah, setengah berawan, mendung, dan berkabut di Tunisia, Finlandia, Hungaria, dan Arktik untuk menguji dugaan itu.

Terbukti bahwa polarisasi cahaya dapat dideteksi pada langit mendung dan berkabut. "Lebih dari 5 hingga 10 persen cahaya yang datang dekat horizon dipolarisasi," kata Susanne Ã…kesson, ahli navigasi binatang di Lund University di Swedia, yang terlibat dalam riset itu.

"Kami dapat menunjukkan bahwa Viking bisa saja menggunakan sunstone untuk mengetahui posisi matahari."

Sumber :
tempointeraktif.com

Kenapa Orangtua Jarang Tertawa Lihat Tontonan Komedi?

Sunday, February 6, 2011

Pernahkah Anda melihat orangtua yang begitu serius menonton dan tidak pernah tertawa padahal yang ditontonnya adalah sitkom (tontonan komedi).

http://farm1.static.flickr.com/34/88448298_65b27f2065.jpg?v=0
Ternyata bukan karena tontonannya yang tidak lucu tapi kemampuan orangtua mengenali ekspresi tubuh makin berkurang.

Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Otago di Selandia Baru. Dalam penelitian tersebut, peneliti mempelajari 121 orang yang dibagi 2 kelompok usia 18-35 tahun dan di atas 60 tahun, yang sedang menonton sitkom The Office.

Saat menonton sitkom (tontonan komedi) tersebut, peneliti mempelajari kemampuan ekspresi partisipan melalui ekspresi wajah, nada suara dan bahasa tubuh.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa partisipan yang lebih tua kesulitan untuk mengidentifikasikan berbagai emosi dari karakter orang lain dibandingkan dengan partisipan yang lebih muda.

"Jika Anda memperhatikan ekpresi wajah, suara atau bahasa tubuh, maka dapat terlihat bahwa semakin tua cara orang mengekspresikan wajah semakin buruk," jelas Prof Ted Ruffman, profesor psikologi di University of Otago, dilansir Telegraph.

Menurut Prof Ruffman, hal ini karena orang tua merasa lebih sulit untuk membaca geometri perubahan wajah seseorang, yang memberikan otak petunjuk tentang emosi. Kondisi ini biasanya dialami oleh seseorang pada usia pertengahan dan 60-tahun ke atas.

Penelitian sebelumnya yang juga dilakukan oleh kelompok peneliti University of Otago telah menunjukkan bahwa orang di atas 60 tahun memiliki kemampuan yang buruk untuk mengenali ekspresi wajah kemarahan, kesedihan dan ketakutan.

Hasil temuan ini telah dipublikasikan dalam American journal Psychology and Aging.

Sumber :
health.detik.com

Kenapa Berpelukan Bikin Orang Merasa Lebih Baik?

Belaian, sentuhan dan pelukan diketahui bisa mengurangi stres dan menghilangkan rasa sakit. Bagaimana pelukan bisa membuat seseorang merasa lebih baik?

http://manequinism.files.wordpress.com/2011/01/rlalu-gi.jpeg
Peneliti menunjukkan memegang tangan orang yang dicintai bisa mengurangi rasa sakit dan juga stres atau tekanan. Peneliti dari University of California mengungkapkan bagi perempuan, sentuhan atau melihat orang yang dicintainya bisa menjadi anestesi tersendiri baginya. Bahkan foto orang yang dicintai sudah cukup berpengaruh.

Dalam studi ini peneliti melibatkan 25 relawan yang kebanyakan mahasiswa dan memiliki hubungan yang baik dengan pacarnya minimal 6 bulan.

Hasil studi menunjukkan perempuan yang diberikan sedikit rasa panas seperti terbakar, akan berkurang ketidaknyamanannya dengan cara melihat foto pacarnya. Efek anestesi serupa juga ditemukan jika seseorang berpegangan tangan dengan pasangannya ketika ada rangsangan rasa panas yang agak menyakitkan.

Selain itu diketahui rasa nyeri yang timbul akan lebih sedikit terasa ketika seseorang memegang tangan atau memeluk orang yang dicintai atau dipercayainya, dibandingkan dengan memegang tangan orang lain atau bola.

Hasil ini juga sekaligus menjelaskan mengapa seorang ibu bisa memberikan kenyamanan yang baik untuk anaknya dengan memberikan pelukan atau menciumnya, seperti dikutip dari Telegraph.

http://www.spinalcolumn.net/wp-content/uploads/2010/05/pelukan-ibu.jpg
Beberapa pengobatan penyakit fisik memasukkan pelukan sebagai salah satu bantuan, karena sentuhan yang terjadi bisa merangsang ujung saraf sehingga membantu mengurangi rasa sakit yang membuat pasien merasa lebih baik.

Terapi sentuh diakui bisa membantu proses penyembuhan karena dapat menimbulkan kenyamanan dan melepaskan hormon oksitosin. Sentuhan digunakan untuk membantu menghilangkan rasa sakit, depresi, kecemasan serta membantu bayi prematur untuk terus tumbuh dan berkembang.

http://maniknurhaq2008.files.wordpress.com/2008/10/hug.jpg
Memeluk bisa memberikan emosi positif yang membuat orang merasa lebih baik karena memiliki efek menenangkan dan juga mengurangi kadar stres. Hal ini juga berlaku jika seseorang memeluk binatang kesayangannya.

Sumber :
health.detik.com

Bisakah Mimpi Buruk Membuat Seseorang Meninggal Dalam Tidur?

Penyakit "sindrom kematian tiba-tiba tak terduga di malam hari" (SUNDS) sangat menakutkan. Penyakit ini menyerang pria dan wanita muda, bahkan membuat orang takut tidur.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1210272.jpg

Asisten profesor kardiologi di Baylor College of Medicine di Houston Matteo Vatta mengatakan,"SUNDS merupakan penyakit genetik yang membuat tubuh gagal mengkoordinasikan sinyal listrik yang menyebabkan jantung berhenti."

Penyakit ini menyerang orang dewasa muda, terutama keturunan Asia Tenggara." Jantung bisa normal selama beberapa waktu, kemudian berhenti mendadak," kata Vatta.

Biasanya, jantung berhenti di malam hari dan di Asia Tenggara menyebabkan lebih banyak kematian di antara laki-laki muda dibanding kecelakaan mobil.

Kematian terjadi pada malam hari karena jantung berdetak lebih lemah ketika orang tidur, kata Vatta. Ketika jantung melambat saat tidur, masalah listrik yang menyebabkan SUNDS menjadi lebih jelas, menyalip kemampuan tubuh mengatur jantung sendiri dan menjadikan jantung kejang mematikan.

Terdapat beberapa teori yang menghubungkan SUNDS dengan stres yang disebabkan oleh mimpi buruk. Penelitian ilmiah menunjukkan adanya hubungan antara kematian SUNDS dan isi mimpi.

Saat ini, tak ada pengobatan efektif untuk SUNDS. Tak ada alasan jelas mengapa cenderung mempengaruhi orang Asia Tenggara dibanding kelompok lain. Sindrom ini sangat sulit dideteksi, bahkan dengan membaca elektrokardiograf sekalipun, kata Vatta.

Dokter di AS dan Eropa pertama kali mengetahui penyakit ini dari pengungsi yang melarikan diri dari Perang Vietnam.

Pengungsi mulai menetap di AS pada akhir 1970-an dan awal 1980-an dan memunculkan cerita misterius pria sehat Asia Tenggara mati dalam tidur dan menyebabkan mereka takut untuk tidur.

Sumber :
teknologi.inilah.com

Gagak, Hewan Tercerdas Menurut Al-Quran dan Sains?

Monday, January 31, 2011

http://sufistikghaib.files.wordpress.com/2010/12/american-crow-asheboro-40605.jpgBurung umumnya tidak dianggap hewan cerdas, sampai-sampai seseorang untuk merendahkan orang lain menyebutnya dengan "Otak Burung". Tetapi suatu hari, saya (Sahar El-Nadi) membaca sebuah ayat dari Quran yang melibatkan burung , yang membuat saya berhenti dan berpikir tentang makna dari sebuah ayat. Berikut adalah petikan ayat tersebut:

"Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia orang-orang yang merugi. Kemudian Allah menyuruh seekor gagak menggali-gali bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana dia seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil:'Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?' Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal." (Al Maidah : 30-31)

Ini memberi saya petunjuk agar melihat lebih dekat dan mempelajarinya lebih dalam. Jadi saya menganggap hal ini terkait dengan burung gagak karena ayat ini jelas menunjuk burung ini sebagai mentor bagi manusia, dan jelas menunjukkan bahwa manusia serasa "direndahkan" oleh solusi yang ditemukan oleh gagak untuk beberapa masalah kritis mereka.

Akibatnya, saya bertanya-tanya: Siapakah hewan yang paling cerdas setelah manusia? Seperti banyak orang, saya teringat pada lumba-lumba untuk kehormatan itu, tapi setelah pencarian online yang sangat menyenangkan, saya dapati sebuah kejutan besar.

Penelitian terbaru menunjukkan kandidat tak terduga dari kategori hewan tercerdas adalah Gagak. Yang ternyata hewan inilah yang merupakan hewan super cerdas!

Majalah American Scientific mempublikasikan hasil penelitian para ilmuwan, Bernd Heinrich dan Thomas Bugnyar - Vermont University, Kanada dan St Andrews University, Skotlandia - yang menunjukkan kemampuan mental yang luar biasa dari gagak. "Burung ini menggunakan logika untuk memecahkan masalah dan beberapa kemampuan mereka bahkan melampaui dari kera besar," kata mereka.

Dalam percobaan ini, gagak diberi tugas yang sangat kompleks yang mereka belum pernah dapati sebelumnya dan naluri mereka tidak diprogram untuk melakukannya secara alami, namun mereka selalu berhasil mencari kreatifitas dan solusi logis untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Yang lebih mengejutkan lagi, mereka melakukannya dengan benar pertama kali, setiap kali, tanpa proses trial and error apapun!

Beberapa percobaan menunjukkan bahwa burung gagak yang licik bisa membuat binatang lain bekerja untuk mereka, membuat hewan lain mencarikan makanan untuk mereka atau minimalnya mempermudah mereka.

Bukti lain kecerdasan yang tinggi dari Gagak adalah bahwa mereka bisa beradaptasi dengan daerah yang sangat berbeda, dari padang pasir ke pegunungan. Mereka belajar untuk menemukan makanan bahkan dalam kondisi paling keras, dan mereka tahu bagaimana dan kapan harus menggunakan hewan lain untuk membantu mereka mendapatkan makanan yang mereka tidak bisa mendapatkannya sendiri.

Ketika para peneliti melihat gagak lulus dari ujian yang sulit, para peneliti bertanya-tanya apa tujuan semua kepandaian ini berfungsi, karena burung lain menjalani hidup dengan baik walaupun dengan intelijen jauh lebih sedikit? mungkinkah gagak memiliki tujuan yang lebih tinggi di alam daripada kehidupan burung yang sederhana?
 
sumber: http://situslakalaka.blogspot.com/2011/01/gagak-hewan-tercerdas-menurut-al-quran.html

Ilmuwan Kembangkan Pembungkus Makanan dari Bakteri

Monday, January 24, 2011

Ilmuwan mengembangkan teknik pelapis kertas dengan nanopartikel perak. Ini merupakan kombinasi bakteri kertas yang cocok sebagai bahan kemasan makanan.
Bahan perak sebelumnya banyak digunakan untuk melawan bakteri dan nanopartikel. Perak sudah sering digunakan dalam industri tekstil, serat, plastik dan logam nuntuk aplikasi biomedis.
http://static.inilah.com/data/berita/foto/1162802.jpg
Teknologi ini digunakan untuk melapisi luka dan kateter tahan mikroba. Materi ini juga dapat dipakai sebagai bahan penghilang bau pada kaos kaki.
Awalnya, ilmuwan belum mampu mengumpulkan partikel perak yang setara satu per 50 ribu ketipisan rambut manusia, dalam sebuah lapisan kertas biasa. Namun, materi terbaru yang menggunakan ultrasound atau gelombang suara berfrekuensi tinggi, mampu menahan partikel itu di dalam kertas.
Teknik yang diperkenalkan tim ilmuwan yang dipimpin Aharon Gedanken dari Bar-Ilan University, Israel, ini dipublikasikan di jurnal Langmur yang diterbitkan American Chemical Society.
Dalam uji coba laboratorium, lapisan yang disebut sebagai kertas pembunuh ini berhasil mengumpulkan aktivitas bakteri yang mampu melawan E. Coli dan S. Aureus, dua unsur penyebab keberadaan bakteri makanan.
"Aplikasi menakjubkan ini menunjukkan kemampuan untuk kemasan bahan makanan yang berlangsung lama di rak," tulis ilmuwan.
Jika ini benar dimanfaatkan, produk makanan akan dilapisi kertas berisi nanopartikel perak yang terdiri dari berbagai bakteri yang mampu menahan bakteri perusak kualitas makanan.
Selain kemasan makanan, metode pelapis itu dapat digunakan untuk membuat properti tahan air.


Sumber :
inilah.com